Antitrack sebagai alternatif DNT saat Berselancar di Internet

Saat berselancar di Internet, kita menjadi target banyak pihak, terutama yang menginginkan informasi data pribadi kita, termasuk pemilik website yang kita kunjungi. Sebagian besar peramban modern telah memiliki fungsi untuk menyampaikan “do not track” (DNT) pada fitur mereka, tapi seberapa yang bisa dicegah? Jika Anda tidak terlalu peduli dengan data privasi Anda tersebar di mana-mana,Lanjutkan membaca “Antitrack sebagai alternatif DNT saat Berselancar di Internet”

Membaca Lantang pada Microsoft Edge

Peramban modern memiliki salah satu fitur aksesibilitas yang penting, yaitu kemampuan untuk membaca dengan lantang (read aloud) pada konten web yang sedang diakses. Selama ini, Google Chrome dibekali dengan suara natural yang paling baik menurut saya dalam fungsi ini. Tapi setelah mencoba setelan suara alami (natural voice) pada Microsoft Edge, saya memiliki pendapat yang berbeda.Lanjutkan membaca “Membaca Lantang pada Microsoft Edge”

Beralih ke Microsoft Edge

Sekitar setahun yang lalu, saya sempat menulis mengenai kemungkinan beralih ke peramban Microsoft Edge. Dan bagaimana setelah satu tahun berlalu? Bisa dibilang Microsoft Edge mengalami evolusi yang cukup baik. Microsoft tampaknya bersungguh-sungguh hendak mengambil pangsa pasar peramban dari Google Chrome. Ada beberapa hal yang Chrome masih lebih unggul dibandingkan Edge, demikian juga sebaliknya.

Google Chrome atau Microsoft Edge?

Belakangan ini saya berpikir untuk memilih, apakah akan bermigrasi ke Microsoft Edge? Tunggu dulu, bukankah ini terdengar konyol? Karena semenjak pendahulunya, yaitu Internet Explorer, peramban buatan Windows tidak begitu mengena di hati pengguna. Saya hanya melihat, ada banyak polesan yang muncul pada Microsoft Edge, tapi itu juga tidak membuat saya berpikir untuk berpindah. Polesan tidakLanjutkan membaca “Google Chrome atau Microsoft Edge?”

Akankah meninggalkan Opera?

Opera merupakan peramban web favorit saya, dan saya menggunakannya sejak lebih dari sepuluh tahun. Sempat saya tinggalkan beberapa waktu karena sempat tidak menyediakan versi untuk Linux. Tapi berita beberapa waktu yang lalu, yaitu dijualnya saham Opera kepada Qihoo menjadikan saya bertanya-tanya, apakah akan ada yang berubah dari Opera? Memang satu persatu produk dunia barat berjatuhanLanjutkan membaca “Akankah meninggalkan Opera?”

Memasang Peramban Opera 26 pada openSUSE

Belum beberapa lama sejak Opera Stabil versi 26 untuk Linux telah dirilis, hanya saja berka rilis resmi yang tersedia adalah versi berkas paket DEB; sedangkan basis RPM tidak tersedia, sehingga menimbulkan “kesulitan tambahan” bagi pengguna distribusi yang memanfaatkan basis RPM seperti openSUSE, Fedora, Mageia dan lainnya. Sebenarnya cukup mengubah dari berkas paket DEB ke RPMLanjutkan membaca “Memasang Peramban Opera 26 pada openSUSE”

Memperkenalkan Cats oleh Opera

Opera Browser tampaknya tidak hanya membuat peramban web (browser) yang bisa digunakan oleh manusia, namun juga menarik perhatian bagi hewan peliharaan kesayangan – dan untuk yang pertama kali dipilih adalah “kucing” (mungkin anjing mendapatkan kesempatan tahun depan). Basis yang digunakan sama seperti Coast, turunan Opera yang khusus digunakan pada perangkat iPad. Video komersial tentang perambanLanjutkan membaca “Memperkenalkan Cats oleh Opera”

Melindungi Privasi di Internet dengan “Do Not Track”

Setiap kali kita mengakses Internet, akan selalu ada upaya-upaya pelacakan terhadap apa yang kita lakukan, kita lihat dan kita kerjakan di Internet – karena memang seperti itulah dunia maya bekerja. Kemarin (dan masih) sempat santer masalah pelacakan yang dilakukan oleh badan intelegensi Amerika – NSA, terhadap para pengguna Internet, dan menimbulkan banyak protes di mana-mana.Lanjutkan membaca “Melindungi Privasi di Internet dengan “Do Not Track””

Ghostery versus Disqus

Beberapa lama ini saya memerhatikan bahwa Disqus tidak bisa diakses dengan baik ketika saya menggunakan Firefox dan Chrome pada Windows. Disqus tidak dapat dibuka bagian komentarnya, kesannya seperti javascript yang diblok. Namun saya tidak berhasil menemukan penyebabnya, karena baik di Linux dan di Windows, saya sama-sama menggunakan setelan peramban yang sama melalui fitur sinkronisasi multiplatform.Lanjutkan membaca “Ghostery versus Disqus”

Browser Cleanup dari avast!

Setiap produk avast! antivirus dari versi gratis hingga berbayar memiliki fitur yang namanya “browser cleanup“. Fungsinya sangat sederhana, yaitu membersihkan bilah alat dan pengaya yang tidak diinginkan pada peramban; dalam bahasa kerennya “unwanted toolbar and add-on on browser“. Seperti misalnya peramban kesayangan Anda, Mozilla Firefox atau Google Chrome yang Anda gunakan dipenuhi dengan toolbar hinggaLanjutkan membaca “Browser Cleanup dari avast!”