Stres Bisa Membunuh?

Orang-orang biasanya menghindari stres, tapi beberapa mungkin tidak akan bisa menghindarinya dan memilih menghadapi serta beradaptasi dengannya. Banyak penyakit datang dari stres, orang mungkin sering mendengarnya, tapi kadang terlalu meremehkannya. Dalam situasi klini, saya sering kali menemukan pasien-pasien yang menyadari bahwa diri mereka sedang stres. Kesadaran ini sebenarnya baik, akan tetapi kemudian banyak yang melihatLanjutkan membaca “Stres Bisa Membunuh?”

Dekkai Shiawase Desu

Akhirnya, setelah beberapa hari terbaring dan diakhiri dengan tension headache semalaman, kondisi sore ini sudah membaik dan akan jauh lebih baik lagi. Sepertinya memang masih perlu waktu untuk bisa pulih seperti sedia kala.

Habis Gelap Terbitlah Supernova

Setelah malam yang panjang mungkin kita akan berharap melihat siluet sinar pagi yang indah dan menghangatkan. Namun bagaimana jika muncul malah supernova, ledakan matahari yang juga menjadi hari akhir bagi bumi? Ah, rasanya tidak mungkin juga, karena daripada supernova, mungkin matahari kita akan lebih lucu dengan tampilan menjadi bintang katai raksasa. Tapi bukan itu yangLanjutkan membaca “Habis Gelap Terbitlah Supernova”

Jika Terlalu Sering Masuk Rumah Sakit

Saya memiliki beberapa asuransi kesehatan untuk menyokong beban tidak terduga dari biaya masuk rumah sakit, alias rawat inap. Saya teringat hal ini ketika bersih-bersih rumah beberapa waktu yang lalu. Saya menemukan beberapa “relik masa lalu” dari sisa-sisa yang membuktikan saya cukup sering menjalani rawat inap selama di Yogyakarta. Beberapa di antaranya adalah tas-tas plastik untukLanjutkan membaca “Jika Terlalu Sering Masuk Rumah Sakit”

Istirahat Lagi

Ingin sekali rasanya menghela napas panjang. Sejak dua hari yang lalu, tubuh saya sudah merasa tidak seperti biasanya, seperti tidak ada tenaga sama sekali. Tapi dengan cueknya tetap melenggang sambil senyum-senyum bertugas ke rumah sakit, di bagian penyakit infeksi lagi, tapi karena memang ada target tugas yang harus dipenuhi. Semalam saya merasa lebih aneh lagi,Lanjutkan membaca “Istirahat Lagi”

Terlalu Banyak Doa?

Saat saya mengoceh (mengeluh?) tentang demam saya semalam di jejaring sosial twitter dan facebook. Tidak usah ditanya lagi (bagi manusia yang memang makhluk sosial), saya dapat ucapan semoga lekas membaik baik secara lisan maupun tulisan. Dan tentu saja saya berterima kasih untuk itu walau kemarin malam saya tidak sempat balas apa-apa karena sudah asyik meriangLanjutkan membaca “Terlalu Banyak Doa?”