Tips Keselamatan bagi Tenaga Kesehatan Garda Depan menghadapi COVID-19

Dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang bekerja bersama-sama dalam menghadapi pandemi COVID-19 di garda depan paling rentang terpapar langsung dengan SARS-CoC-2 – virus penyebab COVID-19. Pelajaran yang dapat kita ambil selama ini adalah COVID-19 sangat menular, oleh karena itu perlindungan keselamatan bagi tenaga kesehatan di garda depan perlu mendapatkan perhatian lebih. Setahun ini, perkembangan mengenaiLanjutkan membaca “Tips Keselamatan bagi Tenaga Kesehatan Garda Depan menghadapi COVID-19”

Pertanyaan-Pertanyaan Penapisan Kecurigaan Kasus COVID-19

Seluruh fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan saat ini melakukan penapisan (screening) awal untuk kemungkinan temuan kasus atau kecurigaan kasus COVID-19 sebelum melakukan pemeriksaan kepada pasien. Hal ini penting, karena jangan sampai pasien (yang berpotensi) terinfeksi SARS-CoV-2 lolos dan dilayani oleh petugas yang tidak menyiapkan diri untuk kewaspadaan kontak/droplet, yang pada gilirannya menyebabkan petugas kesehatan tersebutLanjutkan membaca “Pertanyaan-Pertanyaan Penapisan Kecurigaan Kasus COVID-19”

Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani COVID-19

Saling tanya mengenai bagaimana apresiasi terhadap tenaga kesehatan yang menangani COVID-19 oleh pemerintah saat ini dapat terlihat payung hukumnya melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia KMK RI Nomor HK.01.07/MENKES/278/2020 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan pada 27 April yang lalu.Lanjutkan membaca “Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani COVID-19”

Perhatian Terhadap Pencegahan Infeksi

Pencegahan dan kontrol terhadap infeksi merupakan topik yang tak pernah usai dalam pelayanan kesehatan. Permasalahan-permasalahan global seperti: 1 dari 10 pasien mendapatkan infeksi ketika menjalani perawatan, hingga 32% pasien pasca operasi mendapatkan infeksi (dan hingga 51% kebal antibiotik), hingga 90% pekerja kesehatan tidak membersihkan tangannya di beberapa pusat layanan kesehatan, infeksi menyebabkan hingga 56% kematianLanjutkan membaca “Perhatian Terhadap Pencegahan Infeksi”