Fenice untuk Twitter

Beberapa bulan terakhir, saya mengalami masalah dengan aplikasi resmi Twitter untuk Windows dari Microsoft Store. Saya selalu memerlukan masuk ulang (re-login) jika hendak mengakses Twitter, dan ini agak menjengkelkan – karena harus membuka ponsel dan mencari aplikasi otentikasi yang saya gunakan untuk kunci berlapis perlindungan akun Twitter. Ada banyak aplikasi dari pengembang lain di MicrosoftLanjutkan membaca “Fenice untuk Twitter”

Social Network on Demand

Bisakah kita mengatakan bahwa jejaring sosial adalah sebuah wujud peradaban yang baru? Facebook, Twitter, LinkedIn, Google+, Instagram, YouTube dan banyak lagi di mana setidaknya seseorang sekarang sudah memiliki satu, dua atau bahkan tiga akun jejaring sosial sekaligus. Saat saya memiliki ponsel Android, sejumlah jejaring sosial saling terkait satu dan yang lainnya, dan sepertinya menjadi bagianLanjutkan membaca “Social Network on Demand”

Corebird – Klien Twitter yang Lainnya

Sejak penggunaan ponsel cerdas, saya jarang sekali mengakses Twitter melalui klien (desktop client) di komputer. Namun kadang saya memang ingin jauh dari yang namanya telepon genggam, sehingga ingin melirik sejumlah klien twitter kembali yang bisa digunakan untuk Linux. Ada beberapa yang menarik, termasuk yang bisa dipasangkan melalui Pidgin dengan plugin-nya. Tapi saya tertarik pada yangLanjutkan membaca “Corebird – Klien Twitter yang Lainnya”

Hotot si Aplikasi Twitter untuk Linux

Hotot bisa dikatakan salah satu aplikasi klien Twitter untuk Linux yang cukup layak digunakan, tidak terlalu bagus, tapi tidak juga terlalu buruk. Pengembangannya naik dan turun, sebagaimana banyak nasib aplikasi open source lainnya. Pertama kali saya mengenal Hotot adalah dari pengembang IGOS Nusantara di sebuah pertemuan. Saya memang tidak merekomendasikan aplikasi yang satu ini, mungkinLanjutkan membaca “Hotot si Aplikasi Twitter untuk Linux”

TweetDeck pada Jolicloud Linux

Salah satu distribusi Linux yang masih bisa menggunakan TweetDeck dengan cukup cantik adalah Jolicloud, terima kasih pada teknologi Web HTML5 yang tertanam padanya. Saya kebetulan memiliki Jolicloud, distribusi Linux yang menggunakan kekuatan komputasi awan menyelip di dalam Ubuntu Raring Ringtail yang sebentar lagi akan diganti. Saya pun iseng melihat tawaran aplikasi yang terdapat di AppLanjutkan membaca “TweetDeck pada Jolicloud Linux”

MetroTwit – Klien Twitter untuk Windows 8

Di masa masih berjayanya Adobe Air (yang sekarang sudah tidak ada lagi), klien twitter atau aplikasi di jendela desktop untuk mengakses layanan Twitter dengan praktis menjadi begitu populer, sebut saja TweetDeck sebagai salah satunya – yang juga banyak digunakan tidak hanya di Windows namun juga Linux. Tampaknya Adobe Air mengalami keterpurukan, begitu juga klien TwitterLanjutkan membaca “MetroTwit – Klien Twitter untuk Windows 8”

Dunia Memerlukan Lebih Banyak

Tanggal 19 Agustus diperingati sebagai Hari Kemanusiaan Sedunia (World Humanitarian Day). Saya akan mengajak Anda untuk ikut serta berkampanye selama sebulan penuh di jejaring sosial twitter dengan menggunakan penanda #theworldneedsmore #kataAnda. Anda bisa berkata banyak hal, #theworldneedsmore #water; #theworldneedsmore #love; apapun yang terpikirkan dalam benak Anda selama sebulan ini. Anda mendonasikan kata-kata di sini, karenaLanjutkan membaca “Dunia Memerlukan Lebih Banyak”

l’énigme Ditutup

Satu lagi blog pendek saya yang berjudul “l’énigme” ditutup. Hal ini karena pemilik layanan blog Posterous yaitu Twitter, telah mengeluarkan pengumuman resmi yang saya terima melalui surat elektronik tentang penutupan ini. Sejak Posterous diakuisisi oleh Twitter, saya sudah punya firasat hal ini akan terjadi. Sejak saat itu, keraguan saya menjadi kenyataan. Twitter hanya ingin mengambilLanjutkan membaca “l’énigme Ditutup”

Google Akan Mengeluarkan Sistem Komentar Baru

Sedang hangat pembicaraan di Internet bahwa Google akan mengeluarkan sistem komentar baru, dan ini berarti tantangan bagi sistem komentar lainnya, seperti Disqus yang saat ini menguasai pasar sistem komentar pihak ketiga. Pun demikian, menurut rumor yang beredar, sistem komentar dari Google ini tidak serta merta ditujukan menyaingi Disqus si raja, ataupun Livefyre yang sedang naikLanjutkan membaca “Google Akan Mengeluarkan Sistem Komentar Baru”

Posterous Jatuh ke Tangan Twitter

Saat membuka surel pagi ini, saya mendapatkan informasi dari pihak WordPress – tepatnya sebuah tawaran – fungsi mengimpor blog berbasis Posterous ke WordPress. Rupanya, saya melewatkan sebuah berita besar bahwa Posterous kini telah diakuisisi oleh Twitter. Saya bertanya-tanya, apa yang mungkin terjadi kemudian? Sayangnya, tanya jawab akuisisi yang disediakan oleh pihak Posterous masih sangat mengambang.Lanjutkan membaca “Posterous Jatuh ke Tangan Twitter”