A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Setelah sebelumnya kita melirik pada hal-hal yang mengejutkan dan menarik dari bersin, kini kita akan sedikit hal-hal serupa menyangkut tentang lambung (baca: perut) kita. Tulisan ini saya sadurkan kembali dari artikel berjudul “9 Surprising Facts About Your Stomach” oleh Colette Bouchez.

Ketika orang berbicara masalah lambung, ada banyak sekali mitos menurut para ahli. Nah kini seberapa banyakkah Anda tahu tentang lambung anda sendiri?

  1. Fakta atau Mitos: Pencernaan utamanya berlangsung di lambung?

Jawaban: Mitos. Bagian terbesar proses pencernaan terjadi di usus halus. Lambung menampung makanan yang masuk pada awalnya, kemudian memecah-mecahnya menjadi partikel-partikel kecil yang disebut “chime” (mungkin ini mengingatkan Anda pada pelajaran di SMA dulu). Kemudian “chime” dilepas dalam paket-paket kecil ke dalam usus halus di mana kebanyakan proses pencernaan terjadi.

Makanan mungkin tidak dicerna sebagaimana urutan saat mereka masuk ke lambung, karena mereka ditampung terlebih dahulu, diolah, dan dilepaskan ke usus halus dengan bersama-sama.

  1. Fakta atau Mitos: Jika Anda mengurangi porsi makanan anda, pada akhirnya perut anda akan mengecil sehingga tidak begitu mudah merasa lapar.

Jawaban: Mitos. Jika Anda mencapai usia dewasa, lambung anda tidak akan jauh berubah ukurannya – kecuali Anda menjalani operasi yang secara sengaja mengecilkan ukurannya. Makan lebih sedikit tidak akan mengecilkan lambung anda, namun akan membantu Anda menyetel ulang “pendeteksi selera makan” jadi Anda tidak akan merasa mudah lapar, dan Anda bisa lebih mudah mengelola rencana diet anda.

  1. Fakta atau Mitos: Orang kurus memiliki lambung yang secara alami lebih kecil daripada mereka yang lebih gemuk.

Jawaban: Mitos. Walau pun mungkin sulit dipercaya, ukuran lambung tidak berhubungan dengan berat badan ataupun pengendalian berat badan. Orang-orang yang secara alami kurus memiliki lambung yang sama besar atau bahkan lebih daripada mereka yang berperang guna menurunkan berat badannya.

  1. Fakta atau Mitos: Olah raga seperti sit-ups dapat mengurangi ukuran lambung.

Jawaban: Mitos. Tidak ada latihan yang mengubah ukuran organ, namun olah raga seperti sit-ups bisa membantu membakar lemak di sekitar area perut dan mengencangkan otot-otot perut yang membawa dampak kesehatannya tersendiri.

  1. Fakta atau Mitos: Makanan yang mengandung serat tak larut lebih sedikit menyebabkan gas dan kembung daripada makanan yang mengandung serat larut air.

Jawaban: Fakta. Makanan yang mengandung serat lebih “halus” seperti kacang polong, kacang-kacangan, dan buah jeruk dapat menghasilkan lebih banyak gas dan menyembabkan rasa kembung pada perut daripada makanan dengan serat tak larut seperti pada roti atau sereal gandum, kol, wortel. Hal ini disebabkan karena proses pencernaan serat larut oleh flora usus menghasilkan sejumlah gas, sedangkan serat tak larut tidak dicerna sehingga lewat begitu saja. Namun sebagai gantinya, serat tak larut mungkin bisa menyebabkan peningkatan gerak usus.

Ingin tahu lebih banyak yang menarik, silakan kunjungi referensinya 😉

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

24 tanggapan

  1. Avatar Hary4n4
    Hary4n4

    Ternyata yg saya ketahui..lebih banyak berbau mitos. Taunya setelah baca tulisan ini..hehe 🙂
    Makasih banyak utk infonya..
    Salam hangat dan damai selalu…

    1. Avatar Cahya

      Hary4n4,

      Sama-sama, saya juga menulisnya sekaligus sambil belajar 🙂

  2. Avatar orange float
    orange float

    saya lebih sering dengar mitos yang nomor 3 itu. jadi intinya mau orang kurus ataupun gemuk ukuran lambungnya sama saja. gitu ya…

    1. Avatar Cahya

      orange float,

      Mungkin bukan sama secara pas, namun tidak berbeda secara bermakna adalah istilah yang lebih tepat 🙂

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca