A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Belakangan ini saya masih belum menemukan solusi yang baik untuk mengakali KNetwork Manager di Desktop KDE pada OpenSUSE 11.2 yang sedang saya gunakan sekarang. Dengan menggunakan modem Pantech PX-500 CDMA sebenarnya tidak masalah dengan koneksi internet, dalam jaringan wifi-pun baik-baik saja.

Tapi masalahnya adalah saat menggunakan modem yang tidak langsung terdeteksi sebagai modem, tapi sebagai kandar penyimpanan (storage driver) terlebih dahulu, seperti modem ZTE MF622 GSM yang saya miliki. Jadi saat dicolok via porta USB, tidak mau terdeteksi sebagai modem, padahal teorinya kernel-nya sudah mendukung apa yang disebut sebagai USB Swicth.

Saya tidak suka membongkar berkas .config tidak juga suka melakukan adaptasi via terminal dengan semua perintah yang bikin bingung itu. Ya, saya tahu modem ini terdeteksi dengan vendor yang tepat jika dilihat di profil peranti keras yang terpasang di komputer. Tapi mengapa dia tidak mau "switching" dari "storage device" ke "modem", arrgghh…

KNetwork Manager on OpenSUSE

Beberapa solusi "under hood" di internet tidak menarik minat saya. Mungkin karena saya tipe orang yang lebih cenderung mengerjakan semuanya melalui antar muka grafis karena itu Linux tampaknya agak menyindir saya dalam artian tertentu. Karena jika saya beruntung, saat booting maka "switching" akan terjadi dengan sendirinya, dan KNetwork Manager melakukan dial-up dengan sendirinya, woalla…, sambungan pun tercipta. Namun hanya jika si newbie ini beruntung.

Itulah mengapa saya lebih suka menggunakan Gnome dibandingkan dengan KDE, sembari setengah berharap jika Gnome 3.0 akan cepat meluncur ke dunia ini, he he…

Jika ada yang punya solusi dalam masalah ini silakan memberi tanggapan, tapi ingat, bukan solusi "under hood".

=-=-=-=-=
Powered by Blogilo

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

18 tanggapan

  1. firman Avatar
    firman

    ha ha ha, di satu sisi ada orang yang sulit tidur di sisi lain ada orang yagn ketemu tempat agak enak aja .. langsung tidur ….

    Suka

  2. ian Avatar
    ian

    meski saia suka banget ma linux, tapi saia gag ngerti mas 😦

    pengen bantu, tapi saia juga masih new comer…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      ian,

      Mungkin kita mesti tanya ke fave terlebih dahulu, siapa tahu teknologi planetnya pakai Linux 😆
      Ga usah khawatir, saya juga masih newbie kok, jadi sama-sama pendatang baru…, baru beberapa tahu saja, xi xi xi 😀

      Suka

  3. suzan Avatar
    suzan

    well… ada yang lebih simpel gak 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      suzan,

      Ada, pasang saja kabel LAN pakai internet broadband 🙂

      Suka

  4. Agung H Avatar

    Saya kadang juga puyeng saat edit berkas.config
    dan karena saat ini belum kesampean untuk beli modem “masalahnya lum punya komputer jinjing juga :(”
    sekarang masih ke-Enak-an menggunakan telkom spidi 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Agung H,

      Salah satu syarat fakultatif pengguna Linux adalah memiliki akses internet stabil dan kencang – maklum update-nya bisa lebih sering dibandingkan Windows 🙂

      Suka

  5. aldy Avatar
    aldy

    Sementara saya angkat tangan dulu dah, bukan apa-apa karena masih nggak muheng.
    Lha wong yang ubuntu saja kudu dibantu sama bli dani referansinya 😉

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pak Aldy,

      Lha ini, orangnya lagi disamping saya, tapi ga bilang apa-apa tuh, he he 😀 (lagi sibuk bertapa)

      Suka

  6. budiastawa Avatar
    budiastawa

    Linux memang menarik. Hanya gara-gara saya tidak bisa pake Linux buat internetan pake modem HP, saya jarang coba Linux lagi. Saya senang Mandriva, juga Ubuntu. Dan saya senang Gnome, artistik dan windows friendly 🙂

    Tapi KDE katanya lebih ringan, saya ga tau benar apa nggak.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      budiastawa,

      Kalau dari pengalaman saya IMO – KDE rasanya lebih berat dari Gnome deh 🙂
      Rata-rata sekarang kernel Linux sudah bisa untuk hampir semua modem, termasuk hape, saya saja yang malas membongkar banyak berkas buat belajar, jadinya belum ketemu caranya sampai sekarang 😀

      Suka

  7. Idisuwardi's Avatar
    Idisuwardi’s

    Saya pernah juga pake distro linux tapi balek ke windows karena di kampus ga dipelajari linux 😦

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Idisuwardi’s,

      Rasanya kebanyakan pengguna Linux belajar mandiri deh 🙂 tapi tidak tahu juga kalau mereka yang ikut kursus khusus.

      Suka

  8. antok Avatar

    hehe gnome saya belum pernah mencobanya dulu pernah mencoba KDE nagus juga
    😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      antok,

      Gnome atau KDE sebenarnya hanyalah masalah selera saja 🙂

      Suka

  9. ngupingers Avatar
    ngupingers

    aih menarih sekali nihhhhhhhhhhh kerennnnnnn

    Suka

  10. wahyu nurudin Avatar

    kan kerja sampeyan network? diskusi sama jaringan kerja sampeyan dong. bisa kan?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      wahyu nurudin,

      Saya tidak kerja di bagian network lho 😀
      Hanya newbie yang sedang coba-coba Linux…

      Suka

Tinggalkan Balasan ke ngupingers Batalkan balasan