A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

When I was in Bali, lovely accompanying my nephews watching television at night, and we found an entertaining animated show on TPI – called “Little Krishna – Darling of Vrindavan.” Well, it was the second animated series that TPI brought to the public after Upin and Ipin’s series. We were, so enthusiast watched them over and over.

If you ever read the Mahabharata comic by RA Kosasih and watching this animated serial, it must be an excellent complement for the avatar’s childhood stories. As one of ten avatars, Krishna (or perhaps some would say Lord Krishna) were thought to be lived around 6000 B.C., when the Hastipur still exists as the most magnificent kingdom in the middle earth.

I found some of the stories were contradicted from what I ever heard or read somehow. Well, Mahabharata and the life of Krishna itself has been having so many versions around the globe. I feel the story gave more weight to Vaishnavism side, a sampradaya that worshiped Lord Vishnu as the Supreme One.

At least then after I found an article on Wikipedia (as mentioned here) says…

Little Krishna is a 3D computer-animated series which is a co-creation between BIG Animation and The Indian Heritage Foundation (promoted by ISKCON, Bangalore). The series is all set to grace the Indian television on Nickelodeon from 11 May, 2009.

ISKCON (International Society for Krishna Consciousness) is one of the most prominent Hindu Vaishnava religious organization which is founded by A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada (even strict Prabhupada never declared ISKCON to be a Hindu organization, because he considered it to be a ‘material designation,’ not an appropriate name).

So back to Little Krishna animated series, I never care much about the contradiction in all stories that the world has, but enjoying the movie itself were amazingly fun and joyful. It is a good movie for the family, don’t you think so?

Yesterday I found some “funny” question on the net, “why Little Krishna look familiar with the avatar character by Cameron Diaz?” – I was laughing by myself, and said alone, “Well, He is an avatar, what else would you expect?” – I think people in this country no longer interesting in his/her own culture, like attending Wayang show, traditional Sendratari or something like that. Ah…, quo vadis my young generation?

Little Krishna

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
  • Wajah Ganda Sang Parasit: Mengenal Leishmaniasis Kutaneus dan PKDL, Dua Babak dari Satu Penyakit
    Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

8 tanggapan

  1. Avatar wirati
    wirati

    Little Krisna is funny movie. Some time I watch while laughing. Make refresh my mind.

    Dont compared with real stories. This movie just want to say " I want to entertain the viewer. and make happy together with their family.

    Why this movie very famous in Indonesia?

    cos the stories told the real life. How to help each other, working together, say appolize if you are wrong, adn the avatar is very funny.

    Mybe youngstar in Indonesia realize that we need new creativity for building our nation.

    Keep spirit and motivation for all.

  2. Avatar mocca_chi

    aku juga suka film ini, suka banget, hmm… knapa ada label nickledeoun ya disna? *salah tulis sih*

    1. Avatar Cahya

      mocca_chi,

      Mungkin karena serial animasi "Little Krishna" pertama kali tayang di saluran Nick di India dulu 🙂

  3. Avatar Cahya

    Bli Wira dan Mbak Decy,

    Sepertinya sekarang serial animasi 3D memang sedang digandrungi, apalagi oleh anak-anak kita (yang dewasa saja suka) 🙂

    Saya tidak kalau kalau yang dijual VCD-nya, wong kadang VCD asli-pun masih berkualitas bajakan 😆

  4. Avatar Decy
    Decy

    waktu pertama nonton memang kagetnya karena suaranya sama dengan Sinchan hehe

    kartun ini memang disukai Bhian selain Upin Ipin ..

    🙂

  5. Avatar imadewira

    saya juga cukup suka dengan film ini, kalau ada waktu pasti menyempatkan diri untuk nonton.. bagus juga untuk film anak2 nih, kedua keponakan saya juga suka, mereka sampai membeli VCD nya, tapi kurang tahu itu asli atau bajakan, hehe

  6. Avatar wigati
    wigati

    Iya, saya juga suka nonton film ini mas, gemes lihat Krisna&teman2, hmmm kapan ya Indonesia bisa bikin yang sebagus ini 🙂

    1. Avatar Cahya

      Wigati,

      Gemesnya pasti karena pengisi suaranya si Crayon Sinchan ya? Ah…, rasanya kita sudah ada beberapa film animasi 3D pendek buatan anak negeri sendiri, hanya saja belum tahu kapan bisa sebagus ini, lagi pula kan film Little Krishna yang membelakangi sudah para seniman perfilman berkelas internasional.

      Yah, siapa tahu kreativitas anak negeri ini bisa juga melejit nantinya 🙂

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca