A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Dalam rilis berita tertanggal 6 Juli 2010 di Geneva, WHO dalam “International experts limit melamine levels in food” menyatakan bahwa jumlah maksimum melamin yang diizinkan dalam susu formula bubuk infan/bayi adalah 1 mg/kg dan jumlah zat kimia yang diizinkan dalam makanan lain dan makanan ternak adalah 2,5 mg/kg.

Hal ini disesuaikan dengan aturan baru dari badan standar pangan Amerika Serikat, Codex Alimentarius Commision.

Melamin adalah suatu zat kimia yang digunakan dalam berbagai proses industri – termasuk manufaktur plastik yang digunakan dalam peralatan rumah tangga, perabotan dapur dan perlengkapan makan serta pelapis kaleng – dan ‘serpihannya’ dapat tercampur ke dalam makanan tanpa bisa dihindari melalui kontak langsung serta tidak menimbulkan masalah kesehatan. Namun substansi ini bersifat toksin/racun dalam kadar yang tinggi.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang melamin silakan kunjungi artikel berikut.

WHO: Questions & Answers on Melamine

Wikipedia: Melamine.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. Cahya Avatar

    Mas Pandu,

    Saya hanya meneruskan berita saja. Di sini tidak ada yang beda, hanya posisi warnanya sa yang ditukar, yang tadinya gelap sekarang diberi warna terang, demikian juga sebaliknya.

    Maksudnya "browser sniffing" ya Mas, memperlihatkan jenis peramban dan sistem operasi yang digunakan. Sepertinya saya sudah pasang sejak buat blog ini, hanya saja kemarin sempat tampil tanpa ikon-ikonnya :).

    Suka

  2. rizarahmi Avatar
    rizarahmi

    Meski pun banyak sudah informasi yang menyebutkan sisi negatif dari melamin, tapi alat-alat rumah tangga (dapur) masih banyak itu yang mengandung melamin. Kita yang awam, kan, sulit untuk tahu kadar pasti melaminnnya :l

    Suka

  3. Kang Abid Avatar

    thx atas infonya.. ^^

    Suka

  4. febriyanto Avatar
    febriyanto

    makin bahaya aj, susu jd ga menyehatkan skrg klo ga minum dari sapinya langsung./

    Suka

  5. Rudy Azhar Avatar
    Rudy Azhar

    saya baru tahu kalau di dalam susu formula ada kadar melaminnya, apa di susu instant biasa juga terkandung kadar melamin?

    Suka

  6. Pandu Avatar

    Upssss maaf nambah lagi, ini sebuah rasa bangga lo pak dr. jenis apa yang kita pakai internet dan komputernya kelihatan yach ? mantap !!!!

    Suka

  7. Pandu Avatar

    Mmmmm…peran serta semua pihak untuk memberi sosialisasi sangat perlu sekali ya pak dr. ngomong-ngomong, tumben berkunjung, suasananya beda banget:)

    Suka

  8. Cahya Avatar

    Mas Ardianzzz,

    Dapat kuliah gizi juga ya? :).

    Suka

  9. ardianzzzz Avatar

    Jadi inget kuliah tentang Gizi 🙂

    Suka

  10. Cahya Avatar

    Mas Rudy Azhar,

    Mengandung melamin hanya jika pernah bersinggungan dengan melamin, misalnya wadah susunya terbuat dari bahan yang mengandung melamin.

    Kalau penambahan melamin ke dalam susu sendiri dilarang sepenuhnya. Walau katanya sih ada kejadian demikian dulu di Cina.

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Cahya Batalkan balasan