Ini adalah sebuah kisah dari Ithiasa – Ramayana. Suatu hari saat berada dalam pengasingan sebagai pertapa di pedalaman bukit dan lembah Dandakaranya, Rama bersama Sita dan Laksamana berjalan menuju ke tepian danau yang begitu biru nan jernih.
Ketika turun dari tepi danau, Rama menginjak seekor katak kecil, katak malang itu menderita kesakitan yang amat sangat, namun ia hanya berdiam saja. Rama berdiri cukup lama, dan kemudian memutuskan untuk lanjut berjalan, dan ketika Ia mengangkat kakinya barulah ia menemukan dan tersadar kemudian akan katak kecil tersebut, Rama bertanya pada mahluk malang itu, mengapa ia tidak berteriak atau protes pada kecerobohan yang dilakukan oleh Rama.
Katak kecil tersebut menjawab, “Bilamana aku dalam kesulitan & merasa terancam, aku selalu menyebut nama ‘Rama…, Rama…!’ Namun bila Rama sendiri yang menyebabkan aku menderita, kepada siapa aku harus memohon?”
Adaptasi dari Chinna Katha III. hal. 45.


Tinggalkan komentar