Bermain dengan Shutter Speed

Perbincangan sore hari saya di antara hujan bersama narablog Dani Iswara, membuat saya sedikit kecipratan tentang bagaimana memanfaatkan fitur shutter speed yang ada pada sebuah kamera. Apa saya paham? Nah, itu belum tentu. Tapi setidaknya ada beberapa bagian sudah masuk dalam logika saya yang cukup dangkal.  Jika mengambil gambar dengan shutter speed yang lebih cepat, maka kemungkinan menangkap gerak statis objek akan lebih detil, sedangkan jika lebih lambat maka gerak dinamis objek akan lebih terikuti. Ah, kecuali analoginya dibalik dan bukan objek yang bergerak.

Gambar pertama ini diambil oleh Bli Dani, dengan shutter speed (moh lupa) sekitar 1:250, hanya saja karena saat mengunggah ke Flirck ada sedikit masalah, jadi separuh gambarnya mengalami abnormalitas warna.

Air Mancur - FS

Dan gambar kedua ini, saya sendiri yang mengambilnya dengan shutter speed yang lebih lambat. Ha ha…, sayang sekali tangannya gemetaran, sepertinya memang tidak berbakat dalam fotografi.

Air Mancur - SS

Nah, kira-kira, lain kali akan dapat ilmu apa lagi ya dari Bli Dani.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

12 tanggapan untuk “Bermain dengan Shutter Speed

    1. Julie, coba saja diklik gambarnya,nanti ada jenis kamera yang digunakan, dan selanjutnya bisa dilihat spesifikasinya.

      Suka

  1. Kerenlah..kalau setiap tetes air bisa terlihat detail dan jelas…..seperti riakan air di sungai atau laut misalnya….jadi saya ingin memiliki kameranya dulu dech….heheheh

    Suka

    1. Ada Jeng, tapi agak susah karena berusaha menangkap fokus pada tetes air hujan yang jatuh, jadinya agak balapan begitu biar dapat pas tetes airnya mengambang di udara.

      Suka

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: