Ubuntu jika saya tidak salah ingat menggunakan salah satu tipe boot loader yaitu GRUB generasi ke-2. Saya masih bisa sedikit mengakali GRUB generasi pertama seperti yang ada pada openSUSE, namun jika dihadapkan dengan GRUB 2, saya sendiri akan kebingungan. Sehingga jika terjadi kerusakan boot loader, mungkin saya tidak akan tahu mesti bagaimana.
Karena kadang ada kalanya kita bisa menemukan kondisi “boot loader corrupted…”, maka itu bisa jadi salah satu bencana bagi pengguna Linux berbasis GUI seperti saya ini. Walau konon memperbaikinya akan mudah selama kita memiliki live cd Ubuntu, dan tinggal memasukkan perintah “grub-install” yang kesannya mudah sekali. Ah, tapi saya masih belum bisa membayangkannya.
Sebuah pemrograman berbasis GTK dengan GUI yang baik akan memberikan kita akses mengelola GRUB Boot Loader di Ubuntu, namanya adalah Boot Repair. Dengan aplikasi ini kita dapat:
Memperbaiki Kode GRUB di MBR meski tidak dapat melakukan boot OS.
Memperbaiki GRUB melalui OS sendiri saat masuk di dalam OS.
Memasang ulang loader.
Mengubah lokasi pemasangan GRUB (misal ke partisi lainnya).
Mengembalikan boot sector ke setelan aslinya.
Nah, untuk memasangnya, gunakan perintah berikut via terminal:
Rambut rontok bisa berarti penipisan menahun akibat alopesia androgenetik, atau kerontokan sementara pascastres (telogen effluvium). Kenali bedanya, kapan perlu ke dokter, dan pilihan terapi yang didukung bukti.
Panduan dislipidemia terbaru ACC/AHA 2026 mengubah cara menilai risiko kolesterol tinggi: kalkulator PREVENT-ASCVD menggantikan alat lama yang terlalu melebih-lebihkan risiko, target LDL-C kembali diperketat, dan biomarker seperti Lp(a) serta apoB kini direkomendasikan. Artikel ini mengulas implikasinya, termasuk tantangan penerapannya dalam konteks layanan kesehatan Indonesia.
Edisi #1: usulan MSCI menurunkan status pasar Indonesia membuat IHSG anjlok 14,91% sepekan dan rupiah menembus Rp18.000, di tengah inflasi AS yang memanas dan Brent menyentuh US$110.
Google klaim memangkas galat ‘magic state’ 40 kali di Willow, IonQ buka pusat riset di Cambridge, Eropa danai jaringan kuantum. Apa artinya bagi kita?
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
thanks ya,saya berhasil,baru saja inul windws.Sempat pusing,eh browsing bentar langsung dapat di sini.
baru 1 hari pasang ubuntu,sekedar kenalan saja,sapa tau lama-lama jadi agak mahir.
Saya sering banget melakukan kesalahan konfigurasi boot loader hingga akhirnya ngga mau booting… hahahha ya ntu di bikin pelajaran aja deh supaya janngan mengulanginya lagi
Saya juga pernah, saat pertama kali menyentuh Linux lagi dengan openSUSE, dual-boot dengan Vista di notebook. Akhirnya karena tidak tahu apa yang mesti dilakukan, saya terpaksa menghapus kedua sistem operasi itu (terpaksa terhapus sih). Tapi itu memang membuat kita jadi lebih hati-hati :D.
Wah, kebetulan banget ni mas. Kemaren malam, adik saya diminta bantuan oleh temannya untuk mengembalikan Grub (boot loader) Ubuntu yang hilang setelah laptopnya diinstall ulang dengan Windows 7.
Pakai terminal deh lewat Live CD. Tapi sempat bermasalah juga. Command-nya nggak dikenal, padahal udah sesuai tutorial yg ada. Lalu adik saya pun melakukan reboot. Eh, malah terjadi blank-screen. Cuma ada suara pas booting Ubuntu via Live CD-nya (gambarnya nggak ada).
Setelah 'googling' sana-sini, akhirnya ketemu solusi jitunya. Cukup dengan menambahkan sedikit command saat di awal proses booting. Ternyata pengaruh kartu grafis NVIDIA tuh (yang katanya pada seri tertentu emang suka bermasalah seperti itu/blank screen saat booting).
Nanti kalau ada masalah dengan Grub Ubuntu, mungkin saya mau nyobain merepair via GUI saja 🙂 Langsung pasang ah.
Tinggalkan Balasan