A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Meski rilis Thunderbird 5 sudah sejak beberapa hari yang lalu, namun saya baru saja mencicipinya. Selama ini saya menggunakan Thunderbird 3, dan entah mengapa saya tidak tahu apakah ada seri Thunderbird 4 yang pernah dirilis atau tidak. Thunderbird 5 tidak hanya mumpuni sebagai klien surat elektronik, namun juga sebagai pengelola pasokan RSS, kiriman lampiran dan dengan beberapa tambahan juga bisa mengatur jadwal kita melalui kalendernya (lighting), dan melihat percakapan surel dengan lebih mudah melalui conversation view.

Untuk mengunduh Thunderbird, silakan langsung menuju situs resminya di Mozilla Messaging. Anda bisa memilih mengunduh untuk beberapa sistem operasi seperti Windows, Mac OS ataupun Linux. Memilih mengunduh dengan pilihan program yang menggunakan bahasa Indonesia jika Anda inginkan.

Ucapan selamat datang pada Thunderbird

Saya sendiri sempat menunggu agak lama pada Natty Narwhal agar dirilis pembaruan ke versi terbaru ini, namun rilisnya tidak kunjung tiba juga. Akhirnya saya menambahkan Thunderbird 5 melalui kanal PPA resminya.

Pertama, tambahkan kanal PPA/respositori resmi Mozilla Thunderbird:

sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/thunderbird-stable

Kedua, perbarui daftar aplikasi terkini yang tersedia:

sudo apt-get update

Ketiga, memasang Thunderbird 5. Karena saya sudah memiliki Thunderbird 3 pada Ubuntu 11.04, maka saya tinggal menggunakan perintah:

sudo apt-get upgrade

Sedangkan jika Anda belum memasang Thunderbird versi lama, maka bisa memasang dengan perintah:

sudo apt-get install thunderbird
Tampilan Kotak Masuk Surat diperkayar dengan Conversation View

Thunderbird baru ini bisa merespons dan dimulai dengan cepat dengan menggunakan mesin Gecko versi 5. Memiliki add-ons manager yang baru seperti pada Mozilla Firefox 5. Terdapat beberapa perbaikan pada setelan saat mulai membuat akun, sehingga lebih mudah – saya belum mencoba fitur ini, karena menurut saya, versi sebelumnya pun sudah cukup sederhana.

Ada banyak lagi fitur baru Thunderbird yang belum dieksplorasi, saya rasa pasti akan semakin memudahkan saya melakukan komunikasi dengan menggunakan

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

13 tanggapan

  1. agung Avatar

    Karena hanya memiliki beberapa akun email dan sering gonta-ganti komputer (bukan komputer sendiri) jadi pakai peramban saja. 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wah, karena saya punya banyak akunlah saya pakai klien Mas Agung, capek kalau ngecek satu-satu, berapa jendela peramban mau dibuka, belum lagi pindah akun satu ke akun lainnya :).

      Suka

  2. jarwadi Avatar

    Wah, saya sudah jarang pakai mail client. Kecuali pada gadget. Dulu sih saya ngandalin mail client sebelum internet lebih lancar 🙂

    Suka

  3. dHaNy Avatar

    Saya masih pengguna setia chrome sama ff mas, tapi kayaknya versi ini perlu dicicipi juga nih, hehe

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Dhany, tapi Thunderbird bukan peramban lho, jadi fungsinya utamanya bukan menjelajah halaman web :).

      Suka

  4. Joko Sutarto Avatar

    Saya sekarang juga pengguna Thun­der­bird. Cuma saya belum cek versinya yang berapa. Terakhir kali update tampilannya berubah ada kalendernya di sebelah kanan. Apa ini sudah yang versi 5, Mas?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pak Joko, yang Thunderbird 3 juga ada kalender-nya jika menggunakan Lighting :). Kalau untuk versi bisa dilihat di Help → About, biasanya ada versinya. Untuk yang versi bahasa Indonesia, tampaknya belum tersedia Thunderbird 5, sehingga di Windows saya masih menggunakan Thunderbird 3. Biasanya akan segera menyusul setelah beberapa waktu, tapi kalau pakai versi bahasa Inggris, bisa langsung diperbarui.

      Suka

  5. Reza Fauzi Avatar
    Reza Fauzi

    linux ya? ternyata ada ya mozilla thunderbird linux, kirain firefox doang 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Reza, ya di Linux juga ada Thunderbird. Aneh kan kalau aplikasi open source ada di Windows yang proprietary namun tidak ada di Linux yang mainstream-nya open source :).

      Suka

  6. gadgetboi Avatar

    kenapa yah add-on download x engga ada 😦 padahal kalau terintegrasi kan seperti DAP-nya windows … *sorry malah curhat, OTT

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Kan ada FlashGot Mas :).

      Suka

    2. gadgetboi Avatar

      emang flashgot bisa diresume gitu hasil download? bukan itu cuman untuk download video dan audio di situs? kalau download for x itu kan semacam download manager bli. sayangnya download4X samapi sekarang belum terintegrasi layaknya Download Accelerator Plus atau aplikasi yang lain di windows.

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Mas Rangga, FlashGot bukan download manager, tapi download manager integration, fungsinya menghubungkan aplikasi berbasis gecko ke aplikasi download manager. Misalnya di Windows dihubungkan ke DAP atau Orbit; dan di Linux bisa dihubungkan ke Downloader for X, Uget, Gnome Wget; di Mac OS sendiri juga ada aplikasi yang bisa dihubungkan aplikasi lainnya.

      Suka

Tinggalkan Balasan ke dHaNy Batalkan balasan