A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Belakangan ini saya menemukan banyak sekali bengkalaian yang berceceran di dalam jadwal saya. Mulai dari tulisan jurnalisme warga di salah satu media daring lokal yang berlum selesai, jatah terjemahan dokumentasi yang menumpuk, belum lagi daftar bacaan yang mesti diselesaikan. Sementara itu saya sering menemukan diri saya terdampar di banyak kesibukan lain yang kadang secara tiba-tiba menculik waktu saya sedemikian hingga tidak bisa berkata tidak.

Saya merasa seperti sebuah rumah tua yang runtuh, atapnya tak lagi mampu menaungi idealisme yang terlelap menunggu secercah mentari saat kegelapan masih mengampar merdu di sekitarnya. Dinding-dindingnya telah rubuh, memperlihatkan dunia yang senyatanya tak pelak penuh dengan tipu daya dan kepura-puraan sementara realita yang datang untuk mengetuk pintu tak dapat berbuat banyak – karena pintu itu sudah tidak di sana lagi.

Ah, saya terhimpit bengkalai, bahkan begitu sesak sehingga tidak ada ruang guna menyimpan waktu yang sewaktu-waktu dapat digadaikan demi sehirup napas yang serasa semakin mahal.

Lake Bonney Hotel Ruins, South Australia :: HDR

Duhai Gusti Ruang lan Gusti Waktu, penguasa jagad dan kala, dermakan setetes senyuman, sehingga terkuak semua yang selama ini terlantunkan dalam gulita. Meski terhimpit bengkalai, akan ada langkah yang senantiasa bergembira.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

8 tanggapan

  1. ladeva Avatar
    ladeva

    Cemungudh kakakkkkkkk! *alay benerrr* 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Ha ha…, sejak kapan jadi anak layangan Dev?

      Suka

    2. ladeva Avatar
      ladeva

      Ckckck…ternyata bukan cuma perasaanmu yang terbengkalai, tapi pengetahuanmu tentang bahasa paling happening saat ini juga terbengkalai 😛

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Lha, aku kan memang bukan anak bahasa

      Suka

  2. Applaus Romanus Avatar
    Applaus Romanus

    semoga kerjaannya cepat selesai ya dok…. maju terus…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Selalu ada kerjaan baru datang menumpuk, entah kapan akan selesai ?(?_?)?.

      Suka

  3. Sugeng Avatar
    Sugeng

    Semoga bisa cepat mengenyahkan bengkalai itu dan menjadikan semua tugas yang menumpuk itu bisa sukses 😉

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Makasi Pak Sugeng untuk semangatnya ?(^?^)?.

      Suka

Tinggalkan Balasan ke Sugeng Batalkan balasan