A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Akhirnya berakhir sudah masa penggunaan perpesanan instan Live Messenger yang dulunya menggunakan akun dari Microsoft, seperti Hotmail, MSN dan tentu saja Live. Sekarang migrasi sudah dilakukan ke Skype yang telah dimiliki oleh Microsoft. Saya pun menggabungkan akun Microsoft saya dengan Skype (yang awalnya menggunakan Gmail).

Skype saya biasanya justru aktif saat menggunakan Linux dibandingkan saat menggunakan Windows, alasannya sederhana, kualitas suaranya lebih jernih lewat Linux. Mengapa demikian? Saya sendiri tidak bisa menjelaskan.

Sudah lama saya mendapatkan pemberitahuan seperti ini:

Hello,

We are retiring the existing Messenger service globally (except for mainland China where Messenger will continue to be available) and bringing the great features of Messenger and Skype together. Update to Skype and sign in using a Microsoft Account (same as your Messenger ID) and all your Messenger contacts will be at your fingertips. You’ll be able to instant message and video chat with them just like before, and also discover new ways of staying in touch with Skype on your mobile and tablet.

Microsoft memang tampaknya sudah menyediakan Skype agar bisa diakses dipelbagai perangkat, kecuali saat ini belum ada aplikasi di Windows Phone rasanya (kenapa? – tanya kembali).

Migrasi
Proses penggabungan akun Microsoft dengan Skype dikerjakan pada aplikasi Skype 6.x di Windows Vista. Perlu meningkatkan versi Skype lawas jika fitur migrasi ini belum tersedia.

Skype adalah salah satu media komunikasi yang memiliki harga terjangkau, fitur VoIP-nya menjadi teknologi murah meriah untuk berhubungan dengan banyak orang di pelbagai belahan dunia. Fitur gratisnya memang terbatas, tapi tetap saya rasa bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Bagi yang terbiasa menghubungi saya via Live Messenger, sekarang akan diteruskan ke layanan Skype. Kecuali Anda tinggi di Cina, maka sebaiknya segera gabungkan akun Live Messenger ke Skype.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Zizy Damanik Avatar

    Kasihan juga itu Windows Messenger. Jadi ingat jaman dulu belum banyak saingannya, rasanya bangga banget gitu pake itu… 🙂

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Iya, rasanya paling bisa sendiri dulu. Tapi perkembangan teknologi memang tidak bisa ditahan.

      Suka

  2. Applausr Avatar
    Applausr

    saya baru saja selesai download skype.. belum lagi coba cobanya.. belum ada lawan bicaranya sih..

    Suka

  3. alief Avatar

    saya belum memanfaatkan skype ini sebagaimana mestinya bli, baru sekedar “punya”. Masih lebih sering make ym untuk komunikasi.

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Zizy Damanik Batalkan balasan