Seri anime Amagi Brilliant Park mungkin termasuk yang saya tunggu sejak lama, karena manga-nya tidak pernah sampai kemana-mana, padahal dikatakan novel pendeknya cukup menarik. Tapi yang paling menarik adalah tokoh Muffle yang merupakan reinkarnasi Fumo-fumofo dari serial Full Metal Panic!
Plot yang dibawakan kali ini berbeda cita rasa dengan Full Metal Panic, meskipun karakternya tampak memiliki kemiripan. Kemiripannya hanya satu, selalu tidak masuk akal.
Plotnya sekarang berputar di antara para penghuni taman hiburan yang sebentar lagi dinyatakan bangkrut dan hendak ditutup, dan seorang anak muda yang diminta di bawah todongan musket untuk membantu menyelamatkan taman hiburan tersebut agar tidak ditutup. Masalahnya adalah mereka hanya memiliki 3 bulan kurang untuk mendapatkan tambahan pengunjung sebanyak dua ratus lima puluh ribu pengunjung.
Tapi apakah anak muda ini bersedia menyelamatkan taman hiburan tersebut? Belum lagi melihat para penghuni taman hiburan yang tampaknya memiliki karakter-karakter unik dan kadang temperamentalnya masing-masing.
Seiya was forced to accept an invitation to an amusement park by the mysterious and beautiful girl Isuzu. What he didn’t know was that she would bring him to the decrepit Amagi Brilliant Park, Japan’s most disappointing amusement park. Seiya is introduced to the leader of the Park, the “real princess” Latifah, who suddenly entrusts him with saving the park, which is in danger of shutting down. Amagi Brilliant Park, it turns out, is not just any amusement park, but rather one populated by fairies.
Ini adalah serial anime komedi akhir tahun yang tidak bisa dilewatkan. Saya berharap bisa mengikutinya, tapi sayang sekali, jadwal sangat padat, mungkin nanti lewat rekaman saja.
Rekam medis elektronik dan troli emergensi membuat banyak orang bertanya: apakah resep CITO masih perlu? Artikel ini menjelaskan bahwa kegawatan sejati ditangani lewat protokol dan stok ruangan, sedangkan CITO tetap berguna untuk terapi mendesak di luar stok, asalkan kriterianya jelas, terukur, dan diaudit secara rutin oleh tim mutu rumah sakit.
Servisitis adalah peradangan leher rahim yang sering tanpa gejala, namun dapat berujung radang panggul dan gangguan kesuburan. Kenali keputihan abnormal dan perdarahan pascasenggama, pahami cara diagnosis serta pengobatannya oleh dokter, dan ketahui mengapa pasangan perlu ikut diobati serta bagaimana pencegahannya.
Gangguan disosiatif melibatkan pemisahan kesadaran, ingatan, dan identitas, sering akibat trauma masa kecil. Dalam konteks Indonesia, gangguan trance-kerasukan diasosiasikan dengan fenomena kesurupan. Diagnosis sering terlambat karena gejala tumpang tindih dengan gangguan lain. Terapi berorientasi fase adalah pendekatan standar untuk penanganan gangguan ini.
Rangkuman teknologi 27 Sep–3 Okt 2026: model AI baru, celah FortiMail, Windows 11 26H2, Crew-13 ke ISS, kuota hangus, dan Ubuntu 26.10.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
kalau masalah anime komedi, saya selalu berpatokan kepada anime lama sama Gintama (untuk model anime kocak kekinian) … apakah sama lucunya dengan gintama?
Kalau dengan Gintama, mungkin yang mirip adalah parodi bahasanya. Cuma kan Gintama nyaris tidak ada yang serius. Kalau ini ada sentuhan dramanya sedikit. Ndak banyak yang anime komedi bisa membuat tertawa seperti Gintama, paling cuma senyum saja, tapi yang satu ini kadang dalam satu episode ada saja adegan yang membuat tertawa. Tapi tidak sepanjang waktu seperti Gintama ????.
btw.. mengenai anime kocak seperti gintama, igano kabamaru aka ninja boy (untuk di indonesia) wajib di koleksi bli ada di hylia tuh hehehe … *pencarian selama 20 tahun*
Wah, kalau masalah Rantaro, Kirimaru dan Sinbei, itu kelas atas lawakan bahasanya, dengan jargon setempat. Dulu saya sempat ngobrol sama keponakan yang buat komiknya, memang itu punya kelas tersendiri. Mungkin karena digunakan sebagai media edukasi juga.
Saya harus nonton yang edisi bahasa Indonesia untuk bisa paham. ????.
Tinggalkan Balasan