Layanan penyimpanan dokumen daring “DocStoc” akan tutup usia pada Desember 2015 mendatang. Mungkin kalah persaingan dengan Scribd dan yang lainnya. Alhasil pengguna diminta untuk mengunduh kembali semua dokumen yang ada di sana sebelum tanggal yang ditetapkan.
Docstoc sebenarnya memiliki konsep yang baik, namun kurang mengalami perkembangan sehingga lama kelamaan tidak menarik. Saya sendiri sudah lama tidak lagi menggunakan layanan Docstoc.
Namun beberapa dokumen yang juga ditautkan ke blog ini berada di Docstoc, tapi karena jumlah dokumen masih bisa dihitung dengan kedua jari, sedangkan jumlah tulisan di blog ini sudah mencapai ribuan, saya tidak memiliki keleluasaan untuk melihat tulisan mana yang berisi tautan dokumen tersebut.
Jika Anda menemukan ada tulisan yang kehilangan tautan dokumen, silakan menyampaikan langsung, mungkin saya masih dapat membenahinya.
Kasus ulasan pasien yang kecewa tidak mendapat surat sakit menyingkap miskonsepsi umum: surat keterangan medis adalah hasil penilaian klinis dokter, bukan hak yang tinggal diminta. KODEKI Pasal 7 dan KUHP Pasal 396 (UU 1/2023) menegaskan kejujuran dokter dalam penerbitan dokumen medis, sejalan dengan standar etik kedokteran global seperti pedoman GMC Inggris.
Fasilitas kesehatan Indonesia tidak memiliki regulasi baku code grey, meski banyak rumah sakit menerapkannya secara internal. Absennya standar nasional bukan sekadar kelalaian, melainkan hasil pilihan legislatif, fragmentasi kelembagaan, kerangka epistemik yang berat pada hukum-pidana, keterbatasan sumber daya, dan lemahnya budaya pelaporan. Perlindungan sistemik terhadap kekerasan di fasilitas kesehatan memerlukan lebih dari sekadar meminjam istilah asing.
Chatbot kini bisa menjalankan uji-t, membuat grafik, dan menafsirkan nilai p dalam hitungan detik. Namun riset terbaru menunjukkan AI sering “benar karena kebetulan”: kesimpulannya tepat, tetapi jalannya keliru. Apakah SPSS, R, JASP, dan Jamovi sudah boleh pensiun? Ternyata yang berubah bukan aplikasinya, melainkan peran kita, dari operator menjadi penyunting.
In a gong-smithy at Wirun, an apprentice cracks the bronze and learns that metal forgets nothing. Drawing on the Upanishads, the Pali canon, Rumi, Anaximander, Arendt, and the Balinese Sārasamuccaya, this essay asks why humanity keeps believing in karma, and why the wisest believers hold it as a lamp, never a verdict.
Perawatan paliatif sering disalahpahami sebagai layanan menjelang ajal. Padahal pedoman ASCO 2024, WHO, dan Kepmenkes 2180/2023 menekankan identifikasi dini sejak diagnosis penyakit serius. Artikel ini membahas kapan paliatif sebaiknya ditawarkan kepada pasien dan keluarga, alat penapisan seperti SPICT dan Pertanyaan Kejutan, serta penerapannya di layanan kesehatan Indonesia.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan