Pedoman Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit

Rumah sakit mirip seperti sekolah atau perguruan tinggi, walau mungkin saat ini belum banyak pasien yang memilih rumah sakit seperti memilih sekolah. Biasanya calon pelajar akan membidik sekolah sesuai dengan kompetensi sekolah, tujuan sekolah (cita-cita) dan kualitas cetakan/lulusan sekolah tersebut. Rumah sakit juga demikian, bagaimana kompetensi rumah sakit? Layanan apa yang disediakan? Dan bagaimana mutu layanan rumah sakit tersebut? Ini adalah pertanyaan yang ada di masyarakat cerdas yang memilih layanan kesehatan di rumah sakit.

Jika sekolah banyak yang mengiklankan capaian para siswa didiknya untuk memikat calon siswa didik baru, maka rumah sakit juga bisa mengampanyekan pencapaian mutu layanan yang sudah diberikan, dan tentunya karena berhubungan dengan kesehatan jasmani dan rohani seorang calon pasien, rumah sakit juga layak mengampanyekan pencapaian sasaran keselamatan pasien yang telah terstandar secara global.

Untuk mencapai mutu yang baik, sehingga tidak kehilangan kepercayaan diri dalam mengampanyekan layanan kepada masyarakat, maka rumah sakit diwajibkan memiliki standar mutu dan keselamatan pasien yang diterapkan dan diukur secara berkala. Dipertahankan dan/atau ditingkatkan sesuai dengan layanan, kemampuan, dan tuntutan standar mutu dan keselamatan terkini.

Saya dalam kesempatan luang, sempat menyusun (baca: tidak menulis dari awal) pedoman sederhana yang dapat digunakan untuk mengukur mutu dan capaian keselamatan pasien di rumah sakit. Sebenarnya pedoman sejenis sudah banyak tersedia secara gratis, pedoman yang saya susun hanya sekadar adaptasi dari pelbagai pedoman yang telah ada.

Anda bisa mengakses dan mengunduh regulasi pedoman mutu dan keselamatan pasien tersebut melalui komputer maupun ponsel Anda, dan semoga bermanfaat bagi yang memerlukan.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

%d blogger menyukai ini: