A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Melanjutkan cerita sebelumnya, ada yang menyebalkan dari penggunaan avast!, yaitu setelan bawaan (default) mereka kadang tidak menyenangkan. Hal ini juga terjadi pada Windows 10 (tahukah Anda bahwa Windows 10 mungkin saja mengumpulkan apa saja yang Anda ketik pada Windows tanpa Anda sadari?)

Setelan privasi memberikan pengguna pilihan, seberapa banyak kita sebagai pengguna bersedia membagi data kita pada vendor perangkat lunak, dalam hal ini avast! Dan sebenarnya pilihan berbagi data ini ada pada hampir semua vendor keamanan modern, termasuk yang paling terkenal seperti Kaspersky, yang juga terpilih secara bawaannya.

Lalu, bagaimana kita bisa menghindari pengunggahan data privat kita ke peladen para produsen antivirus ini?

Biasanya kita disediakan pilihan (yang mau tidak mau, kita bisa percaya bahwa pilihan tersebut benar, atau tidak sama sekali). Karena sayangnya, saya tidak yakin apakah Indonesia  memiliki aturan sejenis GDPR atau CCPA yang tertuang secara detil? Apakah UU ITE saja cukup untuk membuat para penyedia ini menghargai data pengguna dari Indonesia?

Pilihan tersebut, biasanya dapat diakses melalui antarmuka perangkat lunak. Misalnya pada avast! versi terkini (saat ini ditulis), akan tampak seperti:

Anotasi 2020-02-10 211148

Saya umumnya hanya akan berbagi data ancaman dengan produsen antivirus, karena memang itu yang saya ingin berikan untuk peningkatan pelayanan. Saya tidak menyarankan membagi data ke pihak ketiga (memang siapa pihak ketiga itu? CIA? MI6? KGB? atau BIN? 😂 )

Saya juga tidak membagikan data untuk kepentingan penawaran produk. Saya hanya memerlukan antimalware dari avast!, sementara itu, sistem keamanan lain seperti VPN, saya menyerahkannya pada perusahaan yang berbeda.

Sayangnya, pengaturan ini hanya berlaku bagi pengguna Avast Premium Security. Saya tidak tahu jika pengguna versi gratis akan seperti apa.

Jika Anda ragu, beralihnya pada antivirus lain. Saya sendiri memasang Kaspersky Security Cloud Free pada laptop istri; alasannya, versi gratis avast itu sama sekali tidak menyenangkan bagi pengguna awam.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar