A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Tidak seperti satu atau dua dekade yang lalu, saat ini Windows 10 dan Mac OS Bis Sur yang merupakan seri teranyar sistem operasi keluaran Microsoft dan Apple sudah tersedia secara gratis untuk kebutuhan komputer pribadi dasar, selama Anda membeli perangkat keras yang sesuai, sistem operasi tersebut sudah ada secara gratis termasuk pembaruan berkala yang juga disediakan secara gratis.

Tidak ada lagi alasan membayar lisensi yang mahal untuk sebuah sistem operasi, mengapa lalu masih memilih menggunakan distribusi Linux?

Menjalankan distribusi openSUSE Tumbleweed melalui VMware Workstation

Kebutuhan pemakaian komputer sederhana pada Windows 10, Mac OS Big Sur, dan distribusi linux terkini sudah dapat saling menggantikan. Siapa pun yang diberikan distro Linux, pasti langsung dapat menggunakannya secara lancar tanpa masalah – pilihkan saja salah satu dari dua puluh daftar distribusi Linux paling populer.

Tentu saja ini tidak termasuk pemasangan sistem operasi dan perangkat lunak atau pemeliharaan sistem, karena keahlian ini tidak semua orang mau belajar – baik mereka yang menggunakan Windows, Mac, maupun Linux. Dengan mengesampingkan situasi umum ini, maka tidak ada masalah jika seseorang bermigrasi dari satu sistem operasi ke yang lainnya.

Masalahnya adalah, apakah mereka akan suka atau tidak.

Pengalaman pengguna berbeda-beda. Saat saya menggunakan tablet Windows 8.1, saya merasa itu paling bagus; sayang, pilihannya tidak banyak dan penghentian dukungan dari Microsoft membuatnya mati muda. Tablet Android tidak menyenangkan, sementara iPad menjadi pilihan saya. Tapi perusahaan yang menghasilkan iPad dengan iPad OS-nya juga menghasilkan Mac OS, yang saya tidak suka memakainya.

Pengalaman saya memperlihatkan, saya bisa bekerja dengan Mac OS, tapi saya tidak menyukai sistem operasi ini. Demikian juga dengan distribusi Linux, saya suka sistem operasi jenis ini, walau saya mungkin tidak bisa bekerja optimal – akibat lingkungan kerja yang masih bergantung pada produk proprietary lain.

Saya menulis tulisan ini menggunakan distribusi Linux, saya menelepon dan berkirim pesan menggunakan ponsel Android yang juga menggunakan kernel Linux.

Saya menggunakan Linux karena saya bisa menggunakannya, dan saya menyukainya. Mungkin mesin harian saya adalah Windows 10, tapi Linux tetap suka saya gunakan.

Apakah distribusi Linux lebih unggul dari Windows 10? Tidak ada jawaban yang absolut, semuanya kembali pada pengguna.

Berminat mencoba distribusi Linux? Tinggal unduh dan pasang di komputer/laptop Anda masing-masing. Jika memerlukan USB FlashDisk installer untuk distro Linux, bisa didapatkan di Pendrive-Ku.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. fajarichwannoor Avatar

    Nice… Masih aktif nulis rupanya bro… 👍 Btw, tulisan ini menarik. Realita saat ini. Sy pribadi akhirnya juga pakai Windows 10 plus WSL. Win win solution for all.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Yup, WSL sudah makin bagus sekarang, versi prarilis kemarin sepertinya mendukung penggunaan aplikasi dengan GUI.

      Nulis sekadar aja, mengalihkan stres dari kerjaan.

      Suka

    2. fajarichwannoor Avatar

      Iya nih. Sy uda tes win-kex yg versi seamless. Lancar jaya dalam 1 screen.

      Upgrade domain kah bro?

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Domain ini dari WordPress, murah nge-blog di WP aja.

      Suka

Tinggalkan komentar