Fenice untuk Twitter

Beberapa bulan terakhir, saya mengalami masalah dengan aplikasi resmi Twitter untuk Windows dari Microsoft Store. Saya selalu memerlukan masuk ulang (re-login) jika hendak mengakses Twitter, dan ini agak menjengkelkan – karena harus membuka ponsel dan mencari aplikasi otentikasi yang saya gunakan untuk kunci berlapis perlindungan akun Twitter.

Ada banyak aplikasi dari pengembang lain di Microsoft Store, namun saya pernah mencoba beberapa dan hasilnya agak kurang memuaskan. Tentu saja bisa membuat aplikasi Twitter dengan mudah melalui aplikasi Microsoft Edge, tapi harus rajin buat ulang aplikasi untuk website resmi, atau bisa menggunakan alternatif add-on Better TweetDeck juga sepertinya menarik.

Kemudian saya mencoba Fenice for Twitter, dan tampaknya sangat mudah untuk mengelola sejumlah akun sekaligus.

Fenice for Twitter tidak memiliki pengaturan aplikasi, dan mengikuti pengaturan jendela dari Windows. Sehingga tidak menjadi bingung dengan penggunaannya. Kita hanya perlu menambahkan akun sebanyak yang kita inginkan.

Satu-satunya setelan yang dimiliki aplikasi ini adalah menambahkan kolom sebanyak yang kita mau. Kolom ini bisa terdiri profil, sebutan, balasan, penanda, retweet, suka, dan sebagainya.

Fenice juga memiliki penawaran harga yang terjangkau, serta diskon pada periode tertentu. Sehingga bagi yang sedang mencari klien Twitter untuk Windows 10/11, maka Fenice for Twitter saya rasa layak dipertimbangkan.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: