A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kemarin mini PC merk Beelink seri U59 mogok. Sudah ditingkatkan ke Windows 11, tapi entah kenapa malam sebelumnya bisa digunakan secara lancar, besoknya sudah tidak bisa lagi.

Permasalahan klasik ada di freeze boot, tetap mentok di tampilan logo Beelink. Yang bisa diakses hanya setelan BIOS dan pilihan boot sesaat setelah booting sebelum macet total. Setelah menghubungi produsen dan diberikan citra Windows 11 baru, tetap saja tidak menyelesaikan masalah.

Windows 11 mungkin adalah satu sistem operasi yang penuh masalah, dan membuat saya malas menyelesaikannya. “Akhirnya kejadian juga,” Setidaknya demikian batin saya.

Akhirnya saya mengunduh berkas citra Tumbleweed terbaru, dan mengganti sistem operasi Windows 11 dengan distribusi Linux openSUSE.

openSUSE Tumbleweed on Beelink U59

It works like magic!

Yang berbeda bekerja dari Windows dan distribusi Linux hanya Office-nya (dan beberapa perangkat lunak berlisensi di Windows), sisanya sih sama saja menurut saya.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

3 tanggapan

  1. zayanrohanda Avatar

    Bener bro, kalaupun bisa lebih lambat dari native Windows.

    Suka

  2. zayanrohanda Avatar

    Instal msoffice aja bro.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Kan sudah ada LibreOffice 🙂

      Lagi pula Microsoft 365 masih bisa diakses dan dikerjakan lewat web, dan Edge versi stabil sudah ada di Linux. Permasalahannya adalah dokumen yang menggunakan bantuan aplikasi pihak ketiga, semisal penambahan gaya selingkung menggunakan Zotero/Mendeley jadi tidak bisa disunting dengan mudah, atau tidak bisa menggunakan perangkat lunak tambahan seperti ProWritingAid di Linux secara asali.

      Suka

Tinggalkan komentar