A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Osteoporosis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan penurunan massa tulang dan kepadatan tulang, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Osteoporosis dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh wanita usia lanjut, terutama setelah menopause. Osteoporosis dapat menyebabkan komplikasi seperti patah tulang pinggul, patah tulang belakang, dan patah tulang pergelangan tangan.

Photo by MART PRODUCTION on Pexels.com

Penyebab osteoporosis belum diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami osteoporosis, antara lain:

  • Faktor genetik, seperti riwayat keluarga yang memiliki osteoporosis atau tulang rapuh
  • Faktor hormonal, seperti rendahnya kadar estrogen pada wanita atau rendahnya kadar testosteron pada pria
  • Faktor gaya hidup, seperti kurangnya aktivitas fisik, merokok, mengonsumsi alkohol berlebihan, atau diet yang tidak seimbang
  • Faktor kesehatan, seperti penyakit tiroid, penyakit ginjal kronis, penyakit celiac, atau penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat mempengaruhi metabolisme tulang

Untuk mencegah atau mengobati osteoporosis, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Mengonsumsi kalsium dan vitamin D yang cukup, baik dari makanan maupun suplemen. Kalsium dan vitamin D berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang. Sumber makanan yang kaya kalsium antara lain susu, keju, yoghurt, ikan sarden, bayam, dan brokoli. Sumber makanan yang kaya vitamin D antara lain ikan berminyak, telur, jamur, dan susu fortifikasi.
  • Melakukan aktivitas fisik secara teratur, terutama yang melibatkan beban atau tahanan pada tulang. Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan tulang, serta mencegah penurunan massa tulang. Beberapa contoh aktivitas fisik yang baik untuk tulang antara lain berjalan kaki, jogging, lompat tali, aerobik, yoga, dan angkat beban.
  • Menghindari rokok dan alkohol. Rokok dan alkohol dapat mengganggu pembentukan tulang baru dan meningkatkan kerusakan tulang lama. Rokok juga dapat mengurangi kadar estrogen pada wanita dan testosteron pada pria. Alkohol juga dapat menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh.
  • Memeriksakan kesehatan tulang secara berkala. Pemeriksaan kesehatan tulang dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut densitometer tulang. Alat ini dapat mengukur kepadatan mineral tulang (BMD) dengan menggunakan sinar-X rendah. Hasil pemeriksaan ini dapat menunjukkan apakah seseorang memiliki osteoporosis atau risiko tinggi mengalaminya.

Osteoporosis adalah suatu kondisi yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, penting untuk mencegah dan mengobati osteoporosis sejak dini dengan cara-cara yang telah disebutkan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang osteoporosis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
  • Wajah Ganda Sang Parasit: Mengenal Leishmaniasis Kutaneus dan PKDL, Dua Babak dari Satu Penyakit
    Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca