Insync merupakan perangkat lunak pihak ketiga yang digunakan sebagai klien layanan penyimpanan awan seperti Dropbox, Google Drive, dan OneDrive. Anda bisa mendapatkannya melalui situs resminya di insynchq.com.
Saya menggunakan insync untuk melakukan sinkronisasi penyimpanan awan OneDrive di openSUSE. Memasangnya sedikit memerlukan trik, karena saya memilih menggunakan repositori.

Pertama, unduh keyring dari cloudfront sebagaimana yang mereka sediakan. Buka terminal dan gunakan baris perintah:
sudo rpm --import https://d2t3ff60b2tol4.cloudfront.net/repomd.xml.key
Kedua, tambahkan repositori, dan perlu dicatat saya menggunakan openSUSE Tumbleweed. Jika Anda menggunakan openSUSE Leap, maka sesuaikan dengan petunjuk asli dari situsnya.
sudo zypper ar http://yum.insync.io/opensuse-tumbleweed/rolling/ insync-repo
Ketiga, segarkan repositori.
sudo zypper refresh
Keempat, kemudian pasang insync.
sudo zypper install insync
Dan kita perlu sedikit bersabar, sebab repositori insync relatif lambat ketika digunakan mengunduh.

Setelah selesai pemasangan, insync bisa diakses dari dekstop. Dengan beberapa setelan sederhana (jika Anda sudah memiliki lisensinya, karena ini adalah produk berbayar), insync sudah dapat digunakan.

Berkas-berkas yang disinkronisasikan dapat diakses melalui nautilus atau apapun jenis peramban berkas yang Anda gunakan.

Insync sangat bermanfaat apabila Anda menggunakan Linux, atau Windows dengan banyak akun yang harus disinkronisasikan. Pembiayaannya akan menjadi investasi yang layak bagi Anda. Seberapa banyak yang harus dibayar? Tergantung paket yang Anda perlukan, silakan cek di bagian harga insync untuk mencari tahu lebih banyak.

Tinggalkan komentar