A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Insync merupakan perangkat lunak pihak ketiga yang digunakan sebagai klien layanan penyimpanan awan seperti Dropbox, Google Drive, dan OneDrive. Anda bisa mendapatkannya melalui situs resminya di insynchq.com.

Saya menggunakan insync untuk melakukan sinkronisasi penyimpanan awan OneDrive di openSUSE. Memasangnya sedikit memerlukan trik, karena saya memilih menggunakan repositori.

Pertama, unduh keyring dari cloudfront sebagaimana yang mereka sediakan. Buka terminal dan gunakan baris perintah:

sudo rpm --import https://d2t3ff60b2tol4.cloudfront.net/repomd.xml.key

Kedua, tambahkan repositori, dan perlu dicatat saya menggunakan openSUSE Tumbleweed. Jika Anda menggunakan openSUSE Leap, maka sesuaikan dengan petunjuk asli dari situsnya.

sudo zypper ar http://yum.insync.io/opensuse-tumbleweed/rolling/ insync-repo

Ketiga, segarkan repositori.

sudo zypper refresh

Keempat, kemudian pasang insync.

sudo zypper install insync

Dan kita perlu sedikit bersabar, sebab repositori insync relatif lambat ketika digunakan mengunduh.

Setelah selesai pemasangan, insync bisa diakses dari dekstop. Dengan beberapa setelan sederhana (jika Anda sudah memiliki lisensinya, karena ini adalah produk berbayar), insync sudah dapat digunakan.

Berkas-berkas yang disinkronisasikan dapat diakses melalui nautilus atau apapun jenis peramban berkas yang Anda gunakan.

Insync sangat bermanfaat apabila Anda menggunakan Linux, atau Windows dengan banyak akun yang harus disinkronisasikan. Pembiayaannya akan menjadi investasi yang layak bagi Anda. Seberapa banyak yang harus dibayar? Tergantung paket yang Anda perlukan, silakan cek di bagian harga insync untuk mencari tahu lebih banyak.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca