A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya menggunakan Dropbox sejak tahun 2012, atau sejak tahun enam tahun yang lalu. Dropbox membantu saya mencadangkan banyak berkas penting, termasuk berbagi berkas dengan kolega dan keluarga. Seiring dengan perjalanan perjalanan waktu, saya mencoba sejumlah pencadangan awan, termasuk Spider Oak yang pada awalnya populer di openSUSE.

Banyaknya pilihan kadang justru membuat pusing, semuanya memiliki kelebihan masing-masing. Bahkan pengguna produk Apple memiliki iCloud yang mumpuni, atau pengguna Android/Chrome OS yang terintegrasi secara manis.

Dropbox memiliki banyak keuntungan, selain ruang gratis yang lumayan didapat tambahannya, juga terhubung dengan banyak aplikasi pihak ketiga. Sehingga banyak yang menyukainya karena fitur ini.

Namun saya memiliki layanan OneDrive dari Microsoft, dengan besar penyimpanan yang berpuluh kali lebih besar dibandingkan ruang penyimpanan dari Dropbox. Penyimpanan OneDrive ini terintegrasi dengan layanan Office 365 yang saya gunakan pada komputer dan ponsel.

Bekerja dengan Office 365 menghabiskan lebih banyak waktu saya, dan menggunakan OneDrive menjadi salah satu kebiasaan dan pilihan penyimpanan awan. Sehingga Dropbox menjadi jauh lebih jarang saya manfaatkan. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk berpindah dari utamanya menggunakan Dropbox ke OneDrive.

Berkas-berkas lawas pun ikut dimigrasikan, serta membersihkan map Dropbox dari komputer saya.

https://www.youtube.com/watch?v=AorHhAECh-o

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

3 tanggapan

  1. […] Saya tidak bisa dengan leluasa melakukan ekspansi untuk menambah aplikasi tertentu yang saya butuhkan. Sementara itu, untuk data dan berkas, saya tidak terlalu mempermasalahkannya, karena terletak di kandar HDD dan disinkronisasi dengan layanan penyimpanan awan OneDrive. […]

  2. […] Freda adalah aplikasi pembaca EPUB (dan juga MOBI, FB2, HTML, & TXT) yang bisa didapatkan melalui Microsoft Store dengan gratis, versi berbayar adalah Freda+ seharga IDR 26K dengan perbedaan tidak munculnya iklan pada versi berbayar. Jadi saya tidak perlu mengkhawatirkan masalah pemasangan dan pembaruan. Freda juga memiliki kampuan mengakses Dropbox dan OneDrive bagi saya yang senang menempatkan data elektronik pada pencadangan awan. […]

  3. […] banyak disediakan secara gratis, seperti Dropbox, OneDrive, dan Google Drive. Saya sendiri pengguna OneDrive setelah beralih dari Dropbox tahun yang lalu. Ada juga layanan lain seperti Mega cs, yang bersifat sebagai penitipan berkas. […]

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca