A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Bagi saya, AI membantu dalam melakukan analisis data dan dokumen, memungkinkan saya untuk memahami informasi dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih terinformasi. Saya memerlukan AI yang mampu fokus pada tugas-tugas tersebut, seperti pengolahan data secara efisien dan pengenalan pola dalam informasi yang besar dan kompleks. Sehingga, saya tidak memilih penyedia AI yang fokus pada penciptaan citra audio dan visual, karena saya percaya bahwa kekuatan utama AI terletak pada kemampuannya untuk menganalisis dan menyajikan data secara akurat, bukan pada aspek visual atau audio yang mungkin tidak relevan dengan kebutuhan saya.

Oleh karena itu, pilihan saya biasanya berada pada Claude, Perplexity, dan Gemini yang sering saya gunakan untuk berbagai keperluan. Ketiga alat ini memiliki fitur yang sangat mendukung pekerjaan saya dan menyediakan hasil yang memuaskan, baik itu dalam penulisan konten, analisis data, maupun pencarian informasi. Walau saya juga kadang menggunakan versi bebas Mistral (Le Chat) dan DeepSeek yang menawarkan beberapa keunggulan tambahan, terutama dalam hal interaktivitas dan kecepatan penanganan pertanyaan. Mistral, misalnya, memungkinkan saya untuk berkomunikasi dengan lebih natural, sementara DeepSeek efektif dalam mencari informasi yang lebih dalam dan terperinci.

Saya mencoba menggunakan ketiganya untuk menganalisis dokumen regulasi baru, yaitu KMK RI No. HK.01.07/MENKES/775/2025 tentang Pelanggaran Disiplin Profesi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan. Dengan menggunakan pertanyaan sederhana: “Dalam peraturan baru ini, apa saja yang harus menjadi perhatian tenaga medis dan tenaga kesehatan? Bagaimana peraturan ini dapat memengaruhi praktik tenaga medis dan tenaga kesehatan di Indonesia? Dan pelanggaran mana saja yang paling mungkin menjadi ancaman melihat kondisi praktik pelayanan kesehatan di Indonesia saat ini?

Model yang digunakan adalah model terbaik dari tiap-tiap AI yang tersedia saat ini.

Jawaban lengkap bisa diakses di:

  1. Claude (Opus 4.1): https://claude.ai/share/5f7b4f7e-9631-4909-a0b2-a2ef8c228f0d
  2. Preplexity Pro (Auto): https://www.perplexity.ai/search/dalam-peraturan-baru-ini-apa-s-Oyt3F6uQTCCoTyWL2IkPHA#0
  3. Gemini (2.50 Pro): https://g.co/gemini/share/3f160e8a54a5

Perplexity memberikan jawaban yang paling singkat, dan mudah dipahami, sehingga sangat cocok untuk mereka yang membutuhkan informasi cepat tanpa banyak kerumitan. Sementara itu, Gemini memberikan jawaban yang relatif paling panjang, lengkap dengan gambaran tambahan yang tidak hanya menjelaskan jawaban, tetapi juga memberikan konteks yang lebih luas. Hal ini memungkinkan pembaca untuk memahami nuansa di balik informasi yang diberikan. Di sisi lain, Claude memberikan jawaban yang singkat, namun mengandung unsur “why” yang lebih mendalam, menjelaskan alasan di balik jawaban tersebut. Pendekatan ini membuat Claude menjadi pilihan yang baik bagi orang-orang yang ingin menggali lebih dalam dan memahami sebab musabab suatu informasi, memberikan dimensi ekstra pada diskusi yang ada.

Ya, saya lebih cenderung menggunakan Claude untuk melakukan analisis, karena kemampuannya dalam menyajikan data dengan cara yang mudah dipahami sangat bermanfaat bagi saya. Selain itu, Claude membantu saya berpikir lebih kritis dengan unsur “why” yang dia lempar begitu saja, dan membuat saya menggali lebih jauh lagi, mendorong saya untuk mempertanyakan asumsi yang ada dan mencari informasi yang lebih mendalam. Dengan pendekatan ini, saya merasa semakin mampu untuk merumuskan argumen dan memecahkan masalah yang kompleks dengan lebih efektif, sehingga meningkatkan kualitas analisis yang saya lakukan secara keseluruhan.

Tentu saja masing-masing orang memiliki preferensi analisis yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengalaman pribadi, latar belakang pendidikan, dan tujuan spesifik yang ingin dicapai. Bukan berarti apa yang disajikan oleh produk AI lain menjadi tidak lebih bermanfaat, karena setiap produk memiliki keunikannya sendiri dan dapat menawarkan solusi yang relevan bagi kebutuhan pengguna yang beragam. Preferensi ini membuat orang memilih alat kerjanya secara cermat, sehingga mereka dapat bekerja lebih efisien dan efektif dalam mencapai target dan memenuhi tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks. Dengan memahami dan menghargai perbedaan ini, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan produktif, di mana setiap individu dapat memaksimalkan potensi diri mereka.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar