Salah Siapa

Meski sedang jauh dari pusat hiruk pikuk dunia pendidikan kedokteran. Sesekali saya masih mendengar ada keluh kesah para sejawat. Seperti sebuah tweet siang ini. Sejawat saya yang “orthoped wanna be” mengutip bahwa ada pasien kondisi kritis, dan mungkin memang akan sulit tertolong. Katakan saja Mr. X. Mengalami cedera (baca: luka dan patah tulang) dan ditanganiLanjutkan membaca “Salah Siapa”

Orang Miskin Dilarang Sakit?

Siapa yang tidak pernah dengan slogan kritikan sosial bahwa “orang miskin dilarang sakit?” – Saya rasa kita semua pernah mendengarnya. Tidak dipungkiri lagi bahwa akses kesehatan di negeri ini masih cukup mahal, apalagi bagi mereka yang kurang mampu – karena saya sendiri, jika sedang sakit, merasakan betapa mahalnya akses kesehatan itu. Sedemikian hingga, meskipun diLanjutkan membaca “Orang Miskin Dilarang Sakit?”

Di Bawah Separuh Langit

Setiap orang memiliki masalah dan kesulitan dalam hidupnya, kecuali mungkin Anda lahir dengan keberuntungan tak terbatas – maka Anda dapat hidup di luar semua masalah yang dialami orang lain. Beruntunglah bagi orang yang mampu mengatasi masalahnya, dan lebih beruntung juga jika mereka dapat membantu orang lain mengatasi masalah mereka. Terutama kaum perempuan, memiliki masalah sendiri.Lanjutkan membaca “Di Bawah Separuh Langit”

Kemanusiaan Di Seputar Kemajemukan

Dulu, seorang sastrawan tua datang pada kami, dan di antara kata-katanya terucap – bahwa setiap orang (baca: siswa) yang berdiri di hadapannya ketika itu, berhak bermimpi menjadi apapun di masa depan, dan silakan menjadi seperti yang diinginkan, entah itu mulai dari kepala negara/daerah hingga menjadi preman jalanan sekali pun, asal jangan lupa untuk tetap menjadiLanjutkan membaca “Kemanusiaan Di Seputar Kemajemukan”

Sejumlah Fakta tentang Kebahagiaan

Kebahagiaan adalah bagian dari dunia emosi manusia, bahkan mungkin dapat dikatakan akar dari emosi positif yang dibawa oleh setiap orang. Para peneliti terus berusaha menggali misteri-misteri di balik kebahagiaan manusia, dan ini adalah beberapa yang diuaraikan oleh S. Moss – seorang penulis senior di Family Health Guide. Anda mungkin tertarik menemukan beberapa di antaranya. 1Lanjutkan membaca “Sejumlah Fakta tentang Kebahagiaan”

Tanah, Leluhur dan Dewata

Sore itu senja menggantung di antara rerimbunan nyiur yang membelah persawahan luas, Nang Olog baru tiba di gubuk kecilnya setelah usai memandikan dua sapinya sehabis menggarap sawah. Peluh mengucur pelan dari rambut-rambutnya yang telah memutih, di antara kulit-kulitnya yang telah lama mengeriput. Sesekali ia meneguk air putih dari sebuah botol bekas air mineral yang sudahLanjutkan membaca “Tanah, Leluhur dan Dewata”

Si Vis Pacem, Para Bellum

Dalam bahasa latin, ungkapan “si vis pacem, para bellum” bermakna “jika kamu menghendaki perdamaian, maka bersiaplah untuk berperang”. Salah satu slogan yang cukup terkenal dan dipakai serta dimodifikasi oleh banyak pihak lainnya, termasuk pada era Napoleon Bonaparte hingga ke perang dunia II. Ungkapan tersebut menyiratkan bahwa subjek yang memiliki kekuatan lebih, dan memiliki persiapan untukLanjutkan membaca “Si Vis Pacem, Para Bellum”

Menabur Garam Ke Lautan

Tentunya Anda pasti sudah paham jika saya mengutip salah satu peribahasa ini, menabur uang, eh…, garam ke lautan – bermakna memberikan sesuatu pada yang memiliki lebih banyak daripada kita. Dan percayalah, lautan memang memiliki garam lebih banyak daripada yang ada di dapur kerajaan sekali pun, apalagi dapur kita. Pagi ini saya membaca tulisan “Anggaran Beramal”Lanjutkan membaca “Menabur Garam Ke Lautan”

Kasta Dulu dan Kini di Bali

Kasta merupakan sesuatu yang tampak sebagai bagian yang identik dengan tradisi atau kultur budaya masyarakat Bali, dan bahkan tampak dekat dengan ajaran Hindu. Sehingga begitu identiknya sering disebut Hindu mengenal sistem kasta sebagai bagian dari ajarannya. Saat berkunjung ke tempat adik sepupu saya, kami menggunakan hal-hal seperti ini sebagai lelucon. Dalam garis silsilah, adik sepupuLanjutkan membaca “Kasta Dulu dan Kini di Bali”