Dokter Bisa Dipidana

Apakah Anda sudah membaca ketokan palu mahkamah konstitusi (MK) pada hari Senin kemarin? Jika sudah, maka Anda mungkin sudah mengikuti sejumlah diskusi hangat di dunia maya, tentang bagaimana status “rasa aman” dokter dalam bekerja, jika yang bersangkutan bisa melenggang ke dalam ranah pidana dengan mulusnya? Dan apakah dengan ini benar-benar bisa melindungi hak pasien?

Pekan Imunisasi Sedunia 2015

Pada 24-30 April 2015, kita akan melalui pekan imunisasi sedunia, maka itu sekitar 2 hari dan 16 jam lagi (sejak tulisan ini dibuat). Topik kali ini adalah tentang menghapus kesenjangan antara anak-anak yang tidak mendapatkan akses terhadap imunisasi dengan mereka yang telah mendapatkan imunisasi. Data dunia saat ini, sekitar 1 dari setiap 5 anak tidakLanjutkan membaca “Pekan Imunisasi Sedunia 2015”

Rumah Sakit dan Uang Jaminan

Kembali tentang cerita orang miskin yang dilarang sakit. Kali ini tentang isu rumah sakit yang meminta uang muka atau uang jaminan kepada pasien atau keluarganya sebelum mereka mendapatkan pelayanan medis. Hal ini membuat masyarakat miskin (atau yang merasa miskin) benar-benar tidak menyukai praktik rumah sakit seperti ini, dan ujung-ujungnya yang sering kena getah dari situasiLanjutkan membaca “Rumah Sakit dan Uang Jaminan”

KB Setelah Melahirkan

Pertanyaan yang juga cukup sering muncul pasca persalinan selain “siapa nama si kecil?” mungkin adalah kapan bisa mulai KB (menggunakan metode kontrasepsi) setelah melahirkan? Dalam istilah kedokteran, kita mengenalnya sebagai “postpartum contraception”, Anda bisa menyebutnya sebagai KB setelah melahirkan. Mengapa hal ini menjadi penting? Karena kehamilan bisa muncul dengan segera setelah persalinan dan hadirnya siLanjutkan membaca “KB Setelah Melahirkan”

Pelayanan Kesehatan yang Adil

Pernahkah kamu mendengar cerita tentang dokter atau mantri yang memberikan obat sama ke semua pasien? Begitu pasien datang, langsung disuntik, pokoknya obat cuma tiga macam, atau semua pasien dapat obat sejenis, bahkan ada kisah yang pernah saya dengar, pasien baru masuk, resep ternyata sudah selesai ditulis.

Kesehatan Bagi Masyarakat Marginal

  Kesehatan adalah harta yang paling berharga, tentu saja karena mahalnya tiada terhitung. Dan di negara ini, sakit adalah sesuatu yang mahal, selain mahal dalam makna bahwa seseorang kehilangan waktu produktifnya, juga mahal dalam pengeluaran yang diperlukan. Di negara ini, seperti pada negara lain pada umumnya, ada banyak metode mempertahankan kesehatan, dan ada lebih banyakLanjutkan membaca “Kesehatan Bagi Masyarakat Marginal”

Awasi Makanan Sehari-hari

Terdengar sederhana, namun makanan memang menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan pokok kita yang tidak terelakkan, sebagai sumber nutrisi yang menyokong kehidupan, sekaligus menjadi gerobak bagi pelbagai potensi gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan pencernaan seperti diaer, hingga kanker, dari masalah neurologis (saraf dan otak) hingga kemungkinan malnutrisi (gizi buruk).

Pedoman Praktik Kedokteran yang Baik

Ini bukan tentang panduan praktik klinis bagi seorang dokter yang memuat bagaimana dia mendiagnosis dan memberikan terapi pada pasiennya, atau kapan dia harus merujuk. Namun pada praktik kedokteran yang baik, seorang dokter diajak untuk melihat bagaimana dia “seharusnya” atau “selayaknya” bersikap dengan pasien, kolega dan pihak lainnya dalam situasi dan kondisi tertentu. Misalnya bagaimana seorangLanjutkan membaca “Pedoman Praktik Kedokteran yang Baik”

Hari TB Sedunia 2015

Kemarin, tepatnya pada tanggal 24 Maret 2015, diperingati sebagai hari Tuberkulosis sedunia. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, kini memanggil semua negara untuk mendukung strategi 20 tahunan yang baru yang bertujuan untuk mengakhiri epidemi tuberkulosis dunia. Beberapa tahun belakangan mungkin adalah sebuah perjuangan yang patut diperhitungkan. Lebih dari 37 juta jiwa terselamatkan. Pada tahun 2013, sekitar 9Lanjutkan membaca “Hari TB Sedunia 2015”

Menyampaikan Kabar Buruk Kepada Pasien

Salah satu tantangan dokter dalam berkomunikasi dengan pasien adalah saat menyampaikan kabar buruk, ini bisa menjadi dialog yang paling ingin dihindari oleh seorang dokter. Kabar buruk tidak hanya bisa membuat pasien putus asa, namun juga menutup potensi hasil yang masih bisa diharapkan bagi pasien, jika tidak disampaikan secara baik.