Banyak manusia mencari cahaya, karena mereka hidup dalam kegelapan, tiada kebaikan yang dapat mereka lihat tanpa cahaya.
Jika kau dan aku adalah cahaya, maka kita tidak memerlukan cahaya apapun, oleh karenanya pencarian yang melelahkan pun kan sirna.
Banyak manusia mencari kedamaian, karena mereka hidup dalam kecemasan, tiada ketenangan yang dapat mereka rasakan tanpa kedamaian.
Jika kau dan aku adalah kedamaian, maka kita tidak memerlukan kedamaian, oleh karenanya pencarian pun sirna.
Banyak manusia merindukan kasih sayang, karena mereka hidup dalam kehampaan, tiada kegembiraan yang hadir tanpanya.
Jika kau dan aku adalah kasih sayang, maka kerinduan pun akan terhapuskan, dan kebahagiaan akan tercipta dengan sendirinya.
Banyak manusia mengejar ruang dan waktu, karena mereka hidup dalam keterbatasan, tiada pemenuhan yang dapat mereka capai tanpa keduanya.
Jika kau dan aku adalah ketiadaan dan keabadian, maka kita tidak memerlukan ruang dan waktu, oleh karenanya pengejaran pun kan berakhir.
Banyak manusia memiliki keyakinan akan kebenaran, karena mereka hidup dalam ketakutan, tiada rasa aman bagi yang tidak berkeyakinan.
Jika kau dan aku adalah kebenaran, maka kita tidak memerlukan keyakinan apapun, oleh karenanya segala beban ketakutan dan keyakinan yang besertanya akan terlepaskan.
Dharma svarupa, Satyam svarupa, Prema svarupa, Shanti svarupa, apapun yang kau dan aku sebut untuk semua itu, jika kau dan aku adalah segalanya itu, masihkah kan tersisa duka, kesedihan, dan penderitaan yang telah membelenggu kita selama ini.
Jika kau dan aku telah mengingat kembali kesederhanaan ini, mengapa kita masih bergulat dengan kebimbangan dan keraguan.
Jika kau dan aku belum mampu melihat indahnya bayangan rembulan di sebuah telaga, mungkin saja airnya tidak lagi jernih dan hening.
Jika kau dan aku telah dapat mengenali segala hal yang menjadikan kesederhanaan ini rumit dan menyedihkan, mungkin kita dapat mengembalikan kesederhanaan ini.
Kita dapat duduk di alam terbuka bersama, namun kita tidak dapat mengundang semilir kesejukan angin untuk datang menghampiri kita.
Jika kau dan aku sungguh memahami, segala pertanyaan akan berakhir di sini.
Mitos seputar kesehatan jiwa—dari anggapan bahwa gangguan jiwa langka hingga stigma “gila” pada skizofrenia—masih membebani masyarakat Indonesia. Data SKI 2023 mengungkap kesenjangan akses pengobatan yang lebar dan praktik pemasungan yang bertahan. Artikel ini membedah sebelas mitos populer dengan bukti ilmiah dan konteks kebijakan kesehatan jiwa nasional.
Kebutuhan tidur bervariasi berdasarkan usia dan individu, bukan sekadar “8 jam”. Tubuh tidak dapat dilatih untuk butuh tidur lebih sedikit. Tidur siang singkat 10–20 menit justru bermanfaat. Tidak semua hewan tidur seperti manusia. Terlalu banyak tidur juga berisiko. Dan meski kurang tidur jarang membunuh langsung, microsleep akibatnya menewaskan ribuan orang di jalan Indonesia setiap tahun.
Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan