Memang sudah cukup lama akhirnya Nokia menyediakan aplikasi khusus untuk mengelola jejaring sosial berbasis lokasi – Foursquare pada Symbian OS-nya. Dan saya hanya baru sempat mencobanya karena penat semalam dengan acara Haloween (malah tetangga nonton Resident Evil 4 di kamarnya) yang tidak begitu menyeramkan.
Aplikasi ini dirancang untuk Symbian 5.0 dan Symbian 3.2, sayangnya ponsel Nokia E71 saya belum diperbaharui firmwire-nya sehingga masih pada versi lawas 3.1. Tapi ya saya coba saja.
Ah, terus terang saya agak kecewa dengan aplikasi ini. Tahu begini sih, lebih nyaman menggunakan edisi mobile-nya via Opera Mini. Entah mengapa bahkan dalam jaringan HSDPA-pun tampaknya agak sulit membuka aplikasi ini, dan terkesan berat. Kemudian saya tidak tahu apakah aplikasi ini terintegrasi dengan GPS atau tidak, tapi lokasi terdekat yang disarankannya bisa berjarak beberapa kilometer, ya ampun yang benar saja.
Tapi sebagaimana ditulis dalam “Foursquare for Symbian”, aplikasi ini masih berada dalam tahap pengembangan, jadi ya memang banyak yang perlu dibenahi. Memang pengembangan untuk Symbian lebih lambat, karena lebih konon lebih sulit mengembangkan aplikasi di Symbian dibandingkan pada sistem operasi yang dimiliki iPhone dan Androids.
Saya melihat aplikasi ini cukup menarik dari segi antarmuka penggunannya, sayang aplikasi ini cukup berat. Tapi bagi para penggemar jejaring sosial yang satu ini, layaklah untuk dicoba. Apalagi tersedia secara gratis.
Aplikasi ini bisa langsung diundih dari Ovi Store (Foursquare on Ovi), dan pemilik ponsel Nokia bisa langsung menikmatinya. Berkasnya tidak terlalu besar, hanya 5 MB saja.
Tapi sementara ini saya lebih suka menggunakan Waze untuk melacak posisi, karena integrasinya dengan GPS lumayan bagus, apalagi versi 2.0 baru saja dirilis. Atau bagi yang memiliki cukup dana, mungkin Gravity bisa dicoba, karena melihat dari versi trial-nya, aplikasi ini cukup bagus untuk seri aplikasi berbayar, mengintegrasikan Facebook, Twitter dan Foursquare secara apik pada ponsel Nokia, tentunya tidak terlalu berat.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
12 tanggapan
Andi_utem
beri komentar dong,
aku pake E71, gimana caranya sih pake foursquare?
klo aku liat di beranda fb-ku tmen2 kita suka check-in & ngasih status,, ato karena harus pake BB ya…
Andi,
Pertama tentunya harus registrasi dulu dan punya akun Foursquare. Kemudian bisa cek-in dan mengisi status dari ponsel (semua jenis) dengan menggunakan peramban ponsel, dari halaman foursquare mobile.
Untuk Nokia, ada aplikasi tersendiri, silakan cek di: http://store.ovi.com/content/56750, tapi jika menggunakan Blackberry, bisa dilihat aplikasinya di: http://foursquare.com/devices/blackberry.
Cek in dan membuat status caranya mirip dengan update status via facebook atau twitter.
Tinggalkan Balasan