Sebuah blog tidak selalu memerlukan halaman arsip, beberapa narablog lebih suka menambahkan halaman peta situs (sitemap) yang sudah menjadi standar sebuah situs web. Tapi karena blog merupakan kumpulan publikasi baik tulisan/teks maupun multimedia, maka saya rasa sebuah halaman arsip bisa menambah nyaman mengakses berkas lama dalam blog (yang biasanya dilakukan oleh narablog sendiri).
Anda bisa membangun halaman arsip secara manual, dulu PHP Ninja – Ganda Manurung pernah membuat panduannya, tapi sepertinya halaman itu sudah tidak ada lagi, tapi jika tertarik, Anda bisa bertanya padanya (atau sontek saja markah PHP di halaman arsip blognya, ha ha…). Beberapa tema sudah membawa halaman arsip sendiri, jadi mungkin hanya perlu sedikit modifikasi sesuai selera.
Banyak narablog yang menyukai cara manual, karena bisa menyesuaikan sesuai selera. Saya kadang menggunakan cara manual, tapi untuk bisa instan, saya kadang menggunakan pengaya. Untungnya WordPress memiliki sejumlah pengaya bagi keperluan ini.
Salah satu yang saya sukai adalah “Smart Archives Reloaded”, sistemnya sederhana, tinggal pasang saja, dan masukkan markah atau kode pemanggilnya ke halaman yang dikehendaki. Dan halaman arsip-pun langsung tersedia.
Tampilannya yang fancy membuat saya lebih mudah mengakses sendiri arsip saya, apalagi dengan kustomisasi sedikit keterangan pada masing-masing arsip membuatnya terlihat sama informatifnya dengan yang manual.
Untuk melihat tampilan aslinya, silakan kunjungi halaman arsip yang ada di blog ini. And see for yourself how fancy it is.
Di lorong sempit Sump, seorang rentenir duduk dengan lengan kiri berubah menjadi amber yang masih hangat. Seorang saksi mendengar suara tenang memanggilnya ‘Murid’.
Paulo Freire menolak pendidikan yang hanya menyetor isi ke kepala murid dan mengusulkan belajar lewat dialog. Ulasan buku 1968 yang mengubah cara dunia memandang kelas.
Panduan manajerial menghitung unit cost rawat inap dengan metode step-down: langkah, contoh angka, jebakan umum, dan cara memakainya untuk tarif dan BEP.
A weaver tells a tired daughter that the warp thread is never thanked. Seven traditions on tending the sick without a ledger of thanks.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Waduh <code>httaccess</code> kan tempat yang sakral 🙂 – jika memang tidak perlu, tidak usah diedit, jika salah, mengembalikannya berarti memasang ulang dari dasar :D.
Wah… Kalau ngobrak-ngabrik php saya sedikit takut mas, soalnya saya dulu pernah mengobrak htaccess-nya dan beberapa menit kemudian blog saya g bisa di akses(langsung jadi custom error).
Tinggalkan Balasan