Pagi ini saya menyiapkan beberapa berkas untuk digunakan minggu ini, rasanya seperti bekejar-kejaran saja. Dari salah satu arsip tersebut, saya jadi teringat blog lama saya, salah satu blog pertama yang saya kelola. Rasanya sudah lama sekali tidak saya kunjungi, karena seluruh isinya sudah dipindahkan ke blog ini dan tidak diperbarui lagi.
Tapi saya masih suka melihat tema yang digunakan, sayang ukuran fonta yang digunakan masih kecil. Masa-masa itu, masih masa sekadar menulis, belum begitu tertarik dengan konsep-konsep seperti readabiliti (keterbacaan) sebuah blog.
Masih berkutat dengan mesin blog “Blogspot”, dan saya masih ingat saat membuatnya “Blogger” masih berdiri sendiri dan belum diakuisisi oleh Google. Bentuk blog yang masih standar, satu sisi untuk konten, dan sisi lainnya adalah bilah sisi dengan pelbagai widget.
Sistem komentar saya yang gunakan adalah ECHO, cukup untuk mencegah spam selama blog ditinggalkan, sistem komentar yang sama yang digunakan oleh perusahaan besar seperti Discovery Channel News. Ha ha…, rasanya keberatan sistem komentar untuk sebuah blog yang mungil.
Tulisan terakhir di sana sekitar setahun yang lalu, tepat pada masa-masa transisi pemindahan blog dan pembuatan domain baru. Benar-benar bernostalgia.
Azoospermia berarti tidak ditemukan sperma dalam semen. Kenali dua jenis utamanya, penyebab, pemeriksaan, dan pilihan terapi modern yang masih memberi peluang memiliki anak kandung.
TUXEDO OS bersiap meninggalkan fondasi Ubuntu menuju Debian Testing. Simak perubahan Continuous Debian, status beta, kebutuhan QA, dan dampaknya bagi pengguna.
Edisi #4: Brent turun sekitar 13% ke bawah US$100, PDB kuartal III tumbuh 5,47% dan inflasi Oktober melandai ke 3,23%, tetapi IHSG datar dan yield SBN 10 tahun bertahan di dekat 7,7%.
Dispraksia, atau gangguan koordinasi motorik perkembangan, mempengaruhi sekitar 5% populasi dewasa namun sering tidak terdiagnosis. Gejalanya mencakup kesulitan koordinasi, organisasi, dan risiko kecemasan serta depresi yang lebih tinggi. Diagnosis yang tepat dapat memberikan pemahaman dan dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Klik dari pencarian menyusut, ringkasan AI makin sering menjawab tanpa kunjungan, dan TikTok merebut waktu layar. Berikut data terbaru dan enam langkah yang masuk akal bagi penulis blog.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
4 tanggapan
Pipizizy
Saya masih sering beberapa kali baca blog lama di friendster dan blogspot.
Tapi duluuuuuuuu sekali ada blog saya yang lama, sudah hilang… ah menyesal juga telah menghapusnya.
Wah ga seru nih komentarnya kok ga bisa komen pake LINK pribadi ya…. gak bisa dapat backlink dong…
Pipizizy,
Saya masih punya kok blog lama saya, kasihan kan dihapus, he he… 🙂
Maksudnya menambahkan URL blog sendiri ya, bisa kok, caranya pernah saya tulis di: http://catatan.legawa.com/2010/12/serangan-spam/ – atau daftar di disqus.com :).
hehehe, buat orang yang ingin ngeblog dengan serius memperhatikan isi, rasanya platform blogspot udah gak cocok lagi ya. terus terang saya agak malas membuka blog orang yg pakai blogspot. kesan pertama saya: blogspot penuh dengan adsense, banner, dan yang berat-berat lainnya. belum lagi tampilannya yang sering 4L4y. hehe. apa itu diskriminasi ya?
oh iya, 'font' bahasa Indonesianya 'fonta' ya? baru tau 😀
Indobrad
Entahlah, saya cukup senang dengan semua platform blog yang ada saat ini. Asal desainnya elok untuk dilihat, maka menghadirkan konten pun akan menjadi menarik. Kadang untuk tema bergaya "Grunge", saya lebih suka menggunakan Blogspot, kalau temanya bertipe "Elegant" saya lebih suka di WordPress, kalau memilih tema "Simple" maka saya suka "Tumblr". He he…, sama saja sih sebenarnya.
Nah, itu sih kembali pada masing-masing pengelola blog masalah bahasa. Hmm…, kata "fonta" sudah ada sejak lama, hanya saja bukan kata baku sebagai terjemahan "font", hanya guna membedakan dari asal kata asing aslinya, kalau "huruf" disejajarkan dengan "letter", kalau "fonta" disejajarkan dengan "font". CMIIW.
Tinggalkan Balasan