Apa makna waktu bagi seseorang? Berlalu begitu saja setelah hinggap sejenak pada benak-benak yang kelelahan di sepanjang hari ini. Saya tidak tahu jika Anda termasuk yang berkata bahwa “time is money”, yang membuat dunia kita berputar seperti saat ini.
Saya bisa dikatakan “memiliki” sebuah arloji tua bermerek Tetonis buatan Jepang, yang beberapa tahun lalu saya dapatkan setelah menyitanya dari adik saya. Ha ha…, itulah tirani seorang kakak, tapi tenang saja – rasanya sih saya menukarnya dengan sesuatu – tapi lupa sesuatu itu apa.
Arloji sebagai sebuah jam tentu saja fungsi utamanya menunjukkan waktu, namun dalam menunjukkan waktu bukan hanya sekadar untuk mengetahui “jam berapa saat ini”, melainkan beberapa hal yang praktis dan bersifat teknis. Jika berbicara profesi di bidang kesehatan, ada beberapa hal yang memerlukan arloji untuk dilakukan, sehingga bagi profesi seperti dokter, perawat dan bidan – arloji bisa dikatakan benda wajib.
Katakanlah mulai dari hal-hal sederhana seperti membantu mengawal jadwal kerja, menjamin pertemuan tepat waktu, mengisi data medis seperti rekam medis, catatan pelayanan pasien dan lain sebagainya. Juga untuk keperluan teknis seperti membantu menentukan laju tetes cairan infus atau kecepatan injeksi untuk memastikan pengobatan berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Atau hal yang mungkin tidak begitu menyenangkan ketika kita mesti menggunakan arloji, misalnya untuk menentukan waktu kematian. Dan sisi lain ada suka cita di saat mencatat jam kelahiran.
Meski waktu tampak sederhana, namun waktu sudah menjadi dimensi tersendiri dalam kehidupan manusia.
Artikel membahas tantangan resistensi antibiotik di ICU, menyarankan pendekatan Prospective Audit and Feedback (PAF) untuk penggunaan antibiotik yang bijaksana. PAF melibatkan kolaborasi antara tim penatagunaan dan dokter untuk meninjau terapi antibiotik secara berkala, mendukung evaluasi yang cepat, dan meningkatkan keselamatan pasien sambil mencegah resistensi bakteri.
Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan