A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sudah lebih dari sebulan saya mendengar tentang keberadaan Bing Desktop, namun belum berniat menggunakannya hingga kemarin saat saya tumben mengakses Windows 7, di daftar Windows Update ada pilihan untuk memasang Bing Desktop – yah, saya coba saja pasangkan.

Bagi yang belum tahu, Bing Desktop adalah sebuah aplikasi ringan yang menempatkan mesin pencari Bing pada Desktop Windows 7, termasuk menjadikan fotografi harian Bing menjadi kertas dinding (wallpaper) pada Desktop komputer – sehingga saya bisa menikmati gambar kertas dinding indah yang berbeda setiap harinya. Wah, ini bahaya juga, bisa-bisa saya kembali menjadi pengguna Windows yang baik.

Bagi Anda pengguna Windows 7 Genuine, cukup memeriksa pada Windows Update apakah sudah ada pilihan memasang Bing Desktop atau tidak untuk mencicipi fitur elegan dari Microsoft Windows dan Bing ini. Atau Anda bisa mengunduhnya secara manual di situs Bing Desktop – Microsoft Download Center.

Bing Desktop
Pratampil Bing Desktop pada Windows 7 – Diperkaya dengan penelusuran "streaming", memberi pilihan pencarian tanpa perlu membuka peramban.

Posisi aplikasi kotak pencari Bing pada desktop asalinya terletak di bagian tengah dan dikenali sebagai aplikasi yang sedang berjalan. Namun jika ini mengganggu, kita dapat menggesernya ke bagian atas tengah dan melekatkannya (pin it) di sana sebagai gadget.

Karena Bing Desktop adalah aplikasi yang berkerja dengan adanya hubungan Internet, maka pastikan komputer Windows 7 selalu terhubung dengan Internet. Jika tidak – hmm…, saya belum tahu efeknya – mungkin aplikasi ini akan sia-sia saja.

Namun jika Anda tidak suka dengan fitur pencarian Bing, namun tetap ingin mendapatkan sejumlah kertas dinding keren dari Bing. Anda bisa mengunduh Bing Wallpaper Pack yang berisi 12 set kertas dinding memukau dari Bing (ukuran berkas sekitar 10,3 MB). Jika Anda seorang fotografer, Anda mungkin juga tertarik mengunduh Microsoft Camera Codec Pack yang membantu membaca pelbagai jenis gambar dari pelbagai jenis kamera.

Saya bisa mengatakan bahwa Bing Desktop adalah sentuhan estetika yang cukup kreatif dari pengembang Microsoft Windows dan Bing.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
  • Wajah Ganda Sang Parasit: Mengenal Leishmaniasis Kutaneus dan PKDL, Dua Babak dari Satu Penyakit
    Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

8 tanggapan

  1. Avatar Applaus Romanus
    Applaus Romanus

    pake windows 8 lebih bagus desktopnya… sudah pernah coba pak… keren loh…

    1. Avatar Cahya

      Yang retro ya Mas? Saya ndak punya koputer touchscreen untuk mencobanya :).

  2. Avatar ladeva
    ladeva

    Do you read Das Capital-Karl Marx?

    1. Avatar Cahya

      Lho, kok tiba-tiba tanya Das Kapital?

      1. Avatar ladeva
        ladeva

        Karena di kolom Bing, ada tulisan Das Kapital…hehehe…kali kamu cari tentang itu 😛

      2. Avatar Cahya

        Ha ha…., itu mah buku umum. Kalau lulus sarjana ndak tahu Das Kapital, bisa dipertanyakan nanti kompetensinya :D.

      3. Avatar ladeva
        ladeva

        Aku gak tau isi Das Kapital 😛

  3. Avatar dHaNy

    Wah bisa dicoba nih mumpung koneksi lg bersahabat…

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca