A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Zorin OS masih merupakan salah satu pilihan di daftar paling atas mereka yang ingin beralih dari Windows ke Linux. Terutama bagi mereka yang ingin mempertahankan kenyamanan menggunakan Windows ketika mulai menggunakan Linux. Zorin OS kini sudah mencapai versi 8, dan sepertinya masih serupa, ada edisi gratis dan berbayarnya.

Zorin OS 8 Core merupakan versi gratis, bisa digunakan untuk pengguna rumahan; sedangkan Zorin OS 8 Ultimate merupakan versi berbayar, walau hanya diminta sumbangan senilai €9.99 saja untuk mengunduh, versi yang cocok untuk para pebisnis menurut situs resmi mereka.

Saya masih sering memberikan saran mencoba Zorin OS, karena terus terang, sifatnya sepertinya Elementary OS yang jadi favorit saya. Tapi tentunya berbeda dengan Elementary OS, distribusi yang satu ini tidak mengusung pada prinsip kesederhanaan, dan tidak memiliki dukungan jangka panjang (LTS); yang bermakna pengguna akan selalu ditawarkan versi baru setiap sekitar 9 bulan. Walau sebenarnya bisa menghilangkan bosan juga.

Pengguna Zorin OS akan dimanjakan dengan tampilan ala Windows 7, 8, atau jika ingin bisa mendapat tampilan Mac OS X, ataupun Unity dari Ubuntu. Ini merupakan tawaran yang jarang dijumpai pada sebuah distribusi Linux. Selain aplikasi yang cukup banyak, Zorin OS juga membawa sendiri WINE-nya, sebuah emulator untuk menjalankan program atau software yang biasanya berjalan pada Microsoft Windows.

WINE akan membantu anak sangat banyak, misalnya Anda belum terbiasa dengan Libre Office, maka dengan WINE, pengguna bisa memasang Microsoft Office pada Linux.

Saya tidak bisa berbicara banyak tentang Zorin OS, karena jika Anda berminat, maka satu-satunya cara adalah mencicipinya langsung. Jika Anda menyukai dekstop yang penuh pernak-pernik, maka Zorin OS akan siap memanjakan Anda.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

12 tanggapan

  1. gadgetboi Avatar

    salah satu fav distro. bagus banget tampilannya, mungkin saya akan coba versi LTE yang terbaru .., nanti …. *masih suka sama menu windows*

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Saya malah ndak tahu kalau Zorin punya LTE. Kadang saya mikir kalau masang nanti ndak jauh beda sama Windows :D.

      Suka

    2. gadgetboi Avatar

      Zorin kan mengikuti rilisan Ubuntu 😀 …

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Seperti Mint, hanya saja DE-nya kadang buggy, mungkin itu yang ndak pas buat pemula. Dan susahnya ngikuti hulu yang mudah berubah seperti Ubuntu ya begitu :D.

      Suka

  2. Nathan Avatar
    Nathan

    Saya sudah download bliii… 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wah, Mas Nathan ini, nyaris ndak ada yang terlewatkan :).

      Suka

    2. Nathan Avatar
      Nathan

      Saya selau update kalo os yang mirip windows. untuk saya coba remaster. 😀 sudah nyaman bli dengan KDE nya

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Wah, mainnya sudah ke arah remaster segala. Saya malah masih jadi pengguna saja.

      KDE-nya saya masih nunggu LibreOffice 4.2, dan semoga ikonnya ndak bikin sakit mata.

      Suka

    4. Nathan Avatar
      Nathan

      Tapi saya masih remaster pemula bli.. cuma nambahi aplikasi dan beberapa pengarah

      Libre 4.2 mirip Caligra kok bli.. saya sudah coba juga 😀

      Suka

    5. Cahya Avatar

      Yang 4.2 malah saya sudah pasang di Windows, tapi yang mirip Caligra apanya ya?

      Malah mirip Ms Office sepertinya.

      Suka

    6. Nathan Avatar
      Nathan

      yang bilang caligra itu kata teman saya.. kalo saya sih ngga terlalu intens pake yang libre. saya pake kingsoft

      Suka

    7. Cahya Avatar

      Oh ya, katanya Kingsoft bisa buat Linux ya? Saya belum sempat mencari tahu ke arah sana.

      Kalai Caligra menurut saya terlalu sederhana. Mirip mesin blog Blogilo yang punyanya KDE.

      Suka

Tinggalkan Balasan ke gadgetboi Batalkan balasan