A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Remember today I would let you to know, if Bhyllabus takes a part in World Silent Day campaign. In many times we have heard the three basic ideas about act to save our planet earth from human corruption of its’ resources. They are to reduce, to reuse, and to recycle.

Today we as the part of people who support this campaign, would like to remind you that we can together save the earth by reducing the use of earth resources based energy into nearly zero for only four hours.

Turn off all electricity device, do not use any transportation that consume fuel. It is very simple, isn’t it? Yes, we all can do it. And its only for four hours only.

I know we are all very dependent on earth resource that we call energy to do most of daily activities and requirements. But as we consume this energy in many form, we know has took many resource from our beloved earth, and we throw to much pollutions due of its use.

Now imagine, if we can stand just for only four hours, without consuming any energy for our devices and tools that we used to depend on, without giving any pollution to our land, water and air by it. How many reduces has we give to earth, one people maybe not very much, but imagine, one village… then one city…, then… one province…, one country…, and the last the whole world…, can you imagine?

But obviously, the spirit of letting our earth to breath freely just for four hours isn’t a matter of amount and calculation. If just you, just me, or just both of us, yes it would be our spirit to save our beloved earth. And yes we can.

So would you join our campaign and let our earth breath freely for only four hours today? If yes, we could do it together from 10.00 a.m. till 02.00 p.m.

I have speak to you our campaign, now its all up to you.

Picture take from Lets Silent by WSD.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

19 tanggapan

  1. Avatar Fikar
    Fikar

    Selamat pagi, silent day udah lewat ya. Lam kenal.

    [you URI deleted – violation again blog terms]

  2. Avatar J.U.N
    J.U.N

    yuk mari buat bumi bernapas lega 😀

  3. Avatar TuSuda
    TuSuda

    I think it’s like inspiration from Nyepi grat day, we feel aproud to be apart for save our source energy from earth. Happy silent world day for all…

  4. Avatar Kika
    Kika

    Wahhh bingung bacanya… Cuma sedikit tahunya..

  5. Avatar p0et
    p0et

    ga ngerti. hehe. . .

    1. Avatar Cahya

      p0et,

      Penjelasan lebih banyak ada di worldsilentday.org 🙂

  6. Avatar Agung Pushandaka
    Agung Pushandaka

    Damn! I forgot it! Hehe..

    Happy World Silent Day.

    1. Avatar Cahya

      Mas Pushandaka,

      It’s okay, there would be “Earth Hours” next week 😀

  7. Avatar Sheilla
    Sheilla

    Our office was so excited to participate in the campaign last year and I’m so joining it again this month!

    1. Avatar Cahya

      Mbak Sheilla,

      I missed it last year, he he…, I was (and still) to clumsy. But this year was I got a perfect timming, since today is Sunday 🙂

  8. Avatar richo

    oh ini kaya yg di iklanin di tv tu yah buat ngurangi global warming

    1. Avatar Cahya

      richo,

      Kalau yang televisi itu mungkin maksudnya acara “Earth Hours” ya, itu tanggal 28 Maret besok 🙂

  9. Avatar kelly amareta

    waks…, pake bahasa inggris
    artinya apa tuh ?

    1. Avatar Cahya

      kelly amareta,

      You may ask Google Translate for assist, perhaps?

  10. Avatar kezedot

    aku mendukung ini
    namun dont kelamaman silentnya y…..heheheh
    salam dalam kehangatannya aku

    1. Avatar Cahya

      kezedot,

      Jangan lupa “Earth Hours” tanggal 28 besok 🙂

      1. Avatar Agung Pushandaka
        Agung Pushandaka

        Tanggal 28 atau tanggal 27 mas?

      2. Avatar Cahya

        Mas Pushandaka,

        Hmm…, kalau tidak salah di situs earthhour.org dikatakan tanggal 27 Maret 2010 jam 8.30 p.m GMT, saya kira itu bakal jadi tanggal 28 Maret di Indonesia?

        Tapi ternyata tidak demikian ya…, saya ralat dah sesuai dengan Wikipedia:

        Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang diadakan oleh WWF (World Wide Fund for Nature, juga dikenal sebagai World Wildlife Fund) dan diadakan pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya, meminta rumah dan perkantoran memadamkan lampu dan peralatan listrik yang tidak perlu selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran atas perlunya tindakan terhadap perubahan iklim. Earth Hour dicetuskan oleh WWF dan The Sydney Morning Herald tahun 2007, ketika 2.2 juga penduduk Sydney berpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak perlu. Setelah Sydney, banyak kota-kota lain di seluruh dunia ikut berpartisipasi pada tahun 2008. Earth Hour 2010 akan dilaksanakan tanggal 27 Maret 2010 mulai pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca