A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Akhirnya setelah perjuangan yang panjang (hiperbola), saya bisa juga mencicipi Office 2010. Kali ini saya memesan Office 2010 seri Home and Student, karena saya rasa saya tidak memerlukan semua fiturnya untuk memenuhi ruang diska notebook saya. Menggunakan akun live untuk memesan langsung di Microsoft adalah hal yang paling sederhana yang bisa dikerjakan.

Saya pun langsung mendapatkan nomor serial yang akan digunakan untuk aktivasi Office 2010 melalui internet, karena sepertinya metode aktivasi ini baru digunakan oleh Microsoft untuk mencegah pembajakan atas produknya.

Setelah menerima kode aktivasi, di sana ada pranala unduhannya langsung. Saya memerlukan waktu sekitar dua jam untuk mengunduh berkas sebesar 586 MB dengan kecepatan unduh 80-100 kbps. Pemasangannya memerlukan waktu kurang dari 10 menit, walau terasa agak lama juga. Untuk mengunduhnya, Anda sudah pasti tahu caranya, sebagaimana yang saya tulis sebelumnya dalam “Unduh Microsoft Office 2010 Gratis”.

Pratampil halaman lisensi dan unduhan Office 2010

Pasca pemasangan saya mencoba membuka Word 2010, pertama-tama jendela pembukaan memiliki animasi yang cantik dengan warna kuning keemasan yang beriak, menunjukkan bahwa Ms Office sedang melakukan persiapan mesin tulis, termasuk loading pengaya seperti Math for Office yang saya gunakan.

Pratampil ketika Office Word 2007 dimulai

Perlu sekitar 15 detik bagi notebook saya untuk membuka halaman Office Word 2010 yang kosong. Sekilas pandang tidak ada yang jauh berbeda dengan Office 2007, kecuali pita yang lebih elegan dalam mengusung konsep Aero dan beberapa ubahan dalam sistem berkas/file – tidak lagi lingkaran dengan logo Office di dalamnya. Namun apa hanya kesan saya saja, tapi Office 2010 terkesan lebih ringan dibandingkan Office 2007.

Perbandingan pratampil antara Microsoft Office Word 2007 dan Word 2010

Anda bisa tahu apa yang baru pada Microsoft Office 2010 di halaman “Cool things you can do with Office 2010” atau di “Office 2010: A Complete Review”.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

18 tanggapan

  1. Avatar Cahya

    Gede Lumbung,

    Seharusnya tidak berat kok, di Vista saya malah lebih ringan dibandingkan Office 2007 (dengan jumlah pengaya yang digunakan sama). Tapi saya kurang tahu kalau di Win7.

  2. Avatar Gede Lumbung
    Gede Lumbung

    Saya sudah coba…

    Loadingnya lumayan berat juga…

    Lebih enak pakai yang 2007… 😀

  3. Avatar Cahya

    @Pak Aldy,

    Karena memang tidak ada yang mau dikerjakan, jadinya malas juga mecoba lebih jauh 😀 – pasti nanti bakal ada orang lain yang tangannya gatal untuk membahas, he he, biarkan saja mereka nanti yang melanjutkan 🙂

    Kalau masalah koneksi, di Jogja lumayan banyak lokasi yang menyediakan kecepatan tinggi untuk mengunduh berkas daring.

  4. Avatar Aldy
    Aldy

    Untuk server saya masih menggunakan windows 2003 😉

    @Wahyu Nurudin,

    sudah ada kok mas tutorial office 2007 bahkan kalau nggak salah keluarnya hampir bersamaan dengan office 2007 itu sendiri.

  5. Avatar Aldy
    Aldy

    Kalau dibandingkan dengan ofice 2007 memang terasa lebih ringan dan oleh Norton Antivirus pemeriksaan virusnya juga langsung di bypass.

    Ada beberapa vitur baru di Office 2010, sayangnya belum sempat dieksplore.

    OOT, koneksinya lumayan mantap mas Cahya, hanya butuh dua jam.

    Kalo saya sih kebetulan dapat kiriman dari teman.

    btw, waktu 60 hari bisa lebih dink, tegantung mau jujur atau bolong saja 😀

  6. Avatar Cahya

    Mas Pandu,

    Saya belum ngecek sampai sejauh itu 🙂 – sebenarnya sih saya hanya mau lihat tampilannya saja 😀

  7. Avatar Pandu

    Wah cepat sekali perkembangannya…btw di 2007, bermasalah dengan pembuatan drawingnya (exel), apa di 2010 lancar pak dr ?, tapi ngak ada salahnya di coba yah..

  8. Avatar Cahya

    Mas Agung,

    Rasanya Windows 2000 sudah berakhir (dukungannya) saat SP4-nya expired, dan OS yang setara itu sekarang adalah Windows server 2008 – CMIIW.

    Saya belum baca OS apa saja yang mendukung Office terbaru ini.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca