Belum lama berselang kenaikan harga tarif dasar listri per 1 Juli 2010, beberapa hari kemudian harga makanan siap saji di sebuah warteg langgananku sudah mengalami kenaikan. Padahal biasanya di sana murah meriah.
Walau mungkin tidak terlampau mahal, sekitar lima ratus hingga seribu rupiah per porsi, tapi hitungan itu juga lumayan banyak jadinya kalau diakumulasi. Untung saja makanku tidak banyak, sehingga masih bisa mengencangkan ikat pinggang.
Ada ada saja memang pemerintah ini. Biar pun tarif listrik di negeri ini masih terbilang murah, kalau masyarakat kecil bilang kenaikan listrik akan membebani kok malah ndak didengarkan toh. Memangnya tidak percaya ya, kalau sekarang kenaikan harga barang mulai menunjukkan geliatnya di setapak-setapak pasaran rakyat.
Kalau untuk mengisi perut saja sudah ditambah mahal, maka segala sesuatunya akan ikut melambung bersama suara lambung yang makin sering kosong. Tidak ada yang namanya walau kenaikan listrik tidak dikenakan pada rakyat miskin berarti mereka tidak terkena imbasnya. Piye toh itung-itungane.
Inflasi mungkin tidak dapat dibendung, yang bisa selamat dari air bahnya mungkin bukan rakyat kecil yang untuk makan sesuap nasi pun jadi berpikir terlalu jauh.
Ah, jadi ke mana-mana ngomongnya. Saya hanya orang bodoh yang tidak mengerti ekonomi, baik makro maupun mikro.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan