Salah satu fungsi blog yang banyak digunakan oleh narablog adalah sebagai buku harian. Saya percaya bahwa blog bisa menjadi alternatif dari sebuah diary yang ditulis dan dibawa ke mana-mana. Tunggu dulu, rasanya saya pernah menulis seperti ini sebelumnya, ah…, tapi sudahlah, biar saya menulisnya kembali.
Saya membayangkan diri saya duduk di sebuah bus dalam perjalanan panjang menuju rumah. Jika saya ingin mencatat perjalanan saya itu pada sebuah lembaran, tentunya akan sangat nyaman jika kita memiliki buku harian. Atau di sisi lain, saya akan mengambil ponsel mungil saya, mengetik beberapa kalimat dan push it through email, dan saya sudah menulis buku harian saya secara daring.
Saya sudah lama menggunakan layanan Posterous untuk mengelola buku harian secara daring, hanya saja tidak selalu saya gunakan. Tidak banyak alasan khusus, hanya saja Posterous lebih mudah digunakan untuk fungsi-fungsi seperti ini, pengiriman tulisan via surel-pun lebih terjamin keamanannya.
Buku harian apapun bentuknya, sebenarnya bukan konsumsi publik namun tidak mesti menjadi hal yang super confidential, sehingga blog sebagai sebuah catatan/buku harian bukanlah sesuatu yang pas untuk dipromosikan atau dielu-elukan untuk diikuti – siapa juga yang tertarik menjadi diary follower – nanti justru menciptakan kultus yang tidak sehat.
Itulah mengapa saya membuat blog sebagai sebuah buku catatan secara terpisah dari blog di mana saya menuangkan ide-ide yang memang sengaja saya bagikan, seperti tulisan ini misalnya.
Namun tentunya saya tidak berkata bahwa narablog yang mencampur adukan tulisan yang berupa catatan harian dan tuangan idenya ke dalam satu blog itu tidak benar. Ada banyak narablog yang mampu menuangkan catatan hariannya dan meramunya dengan pemikiran-pemikiran unik sehingga nyaman dibaca, sebut saja salah satu, misalnya yang gurih untuk dibaca adalah “Blogombal” yang diracik oleh Antyo Rentjoko.
Bagi saya pribadi, catatan harian hanya sekadar mengisi kekosongan waktu dan menulis kembali apa yang baru saja dilewati. Itu hanya akan menjadi sebuah kubangan celoteh yang tidak bermakna, tertitip waktu untuk kemudian ditinggalkan oleh perjalanan hidup di lembaran yang baru.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
15 tanggapan
Abu Furqan
Saya termasuk penganut 'anti curhat pribadi' di blog.
Tinggalkan Balasan