Anda pernah melihat atau bermainan permainan video sejenis Sims (simulation)? Membuat avatar anda sendiri dan melakukan aktivitas di dunia digital selayaknya di dunia nyata? Lalu bagaimana jika interaksi ini diperluas ke jaringan global, tanpa batas dan sekat? Tentu saja ini lebih dari sekadar jejaring sosial.
Setidaknya ini yang ditawarkan oleh Second Life, berinteraksi di dunia digital selayaknya dunia nyata. Tapi saya lebih tertarik lagi oleh tulisan “Seminar Online – Second Life for Education” yang akan diadakan oleh Komunitas Kluwek pada hari Minggu mendatang. Dalam penangkapan saya, ide dasarnya adalah membangun dunia virtual yang bisa mendukung pendidikan, di mana guru, siswa bisa bertemu secara digital dalam dunia 3 dimensi yang dibuat sedemikian rupa membantu proses edukasi.
Jika Anda tertarik mengenai teknologi ini dan bagaimana memanfaatkannya, silakan kunjungi halaman seminar tersebut melalui tautan di atas. Siapa tahu Anda bisa berkontribusi terhadap pendidikan dunia digital 3D di masa depan.
Nah, berikut saya tampilkan salah satu video menarik tentang penggunaan Second Life sebagai bagian dari edukasi, yaitu sebuah video tentang Utopia Island yang memuat bagaimana sebuah pulau dibangun dengan green tech (teknologi ramah lingkungan). Sehingga bisa mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang merusak bumi.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Saya tidak tahu juga, tapi coba saja daftar di Second Life, kalau dari yang saya lihat sampai saat ini sih avatarnya masih seperti tampilan asli orangnya, sehingga mudah dikenali saat bersosialisasi :).
Tinggalkan Balasan