Jika Anda menyukai pelajaran Geografi (ilmu bumi) di bangku sekolah, maka istilah Pangaea pastilah bukan sesuatu yang asing. Ini merupakan salah satu topik yang menarik minat saya, di mana pada zaman dulu kala sekitar 250 juta tahun yang lalu pada era Paleozoikum dan Mesozoikum, planet bumi hanya memiliki sebuah benua tunggal raksasa yang disebut Pangaea dan dikelilingi oleh maha samudera yang dikenal dengan Panthalasa.
Kemudian benua raksasa terpecah dan terpisah membentuk benua-benua saat ini, ini dipostulasikan melalui teori Continental Drift oleh Alfred Wegener pada tahun 1926. Ini adalah teori klasik yang masih populer hingga kini. Namun tahun depan, sepertinya teori Continental Drift akan berubah.
Kali ini Blue Sky Studios kembali menghadirkan lanjutan Ice Age, dan seperti biasa, Scrat dan kacang kenarinya yang menyebabkan bencana di muka bumi. Kali ini bukan menyebabkan lapisan es atau gunung berapi pecah, namun menyebabkan Pangaea terpecah. Ya, mungkin inilah topik yang diangkat pada Ice Age Continental Drift.
Jika Anda penasaran seperti seperti apa dan bagaimana Continental Drift ala Ice Age, maka sebuah film pendek “Scrat’s Continental Crack-Up” telah dirilis untuk membuat rasa penasaran yang lebih jauh lagi.
Nah, hanya saja saya tidak tahu apakah film animasi ini akan mendapatkan sambutan baik atau tidak. Mengingat film ke-4 biasanya tidak begitu baik hasilnya, seperti halnya Shrek 4 Forever After yang sepertinya terlalu dipaksakan. Tapi tetap saja, rasa penasaran tetap ada, apalagi 3 film sebelumnya sama sekali tidak mengecewakan.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
13 tanggapan
febriosw
Baca istilah continental drift jadi ingat jaman kuliah ketika disuruh mempresentasikan pikirannya tentang bagaimana lempeng itu berproses. Di dalam ruangan yang luas dengan banyak mahasiswa dan lengkap diamati dosen serta asisten yang begitu banyak.
hahha.. kereen banget mas videonya.. si scrat ternyata yg membuat benua terpisah karena dia berada di poros bumi hahaha…
semoga yg keempat bagus mas..
fast furious aja mpe 5 ttp bagus smua 😀
Menurut saya yg ketiga itu not bad lah, memang sih tak selucu sekuel pertama dan keduanya. Keempatnya nanti saya tetep pengen nonton… biar ga penasaran.
saya justru suka karena si scrat-nya 😀 … entah lah … bakalan bagus engga yah seri ke 4 ini … seri ke 3 menurut saya tidak begitu menarik (untung enggak nonton di bioskop, cuman nyewa 😆 )
Mas Rangga, selama ada Scrat, rasanya Ice Age tetap wajib ditonton, yang ketiga masih cukup bagus menurut saya, yah hanya kebanyakan “joke”-nya memang kurang universal, semogalah bagian itu dibenahi. Scrat bakalan jadi penyebab akhir dunia di 2012 nanti :lol:.
Tinggalkan Balasan