A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sedang hangat pembicaraan di Internet bahwa Google akan mengeluarkan sistem komentar baru, dan ini berarti tantangan bagi sistem komentar lainnya, seperti Disqus yang saat ini menguasai pasar sistem komentar pihak ketiga. Pun demikian, menurut rumor yang beredar, sistem komentar dari Google ini tidak serta merta ditujukan menyaingi Disqus si raja, ataupun Livefyre yang sedang naik daun.

Namun sistem komentar ini direncanakan ditanam di Google+ sehingga dapat menyaingi sistem komentar milik Facebook. Banyak situs yang menanamkan sistem komentar Facebook secara ekslusif, dan ini menaikan daya penggunaan Facebook yang berujung pada penguatan pasar Facebook sebagai jejaring sosial.

Tampaknya Google ingin merebut pasar ini, meski tentunya secara tidak langsung perang Google dan Facebook akan mengambil pasar milik penyedia layanan komentar pihak ketiga seperti Disqus, Livefyre, Intense Debate dan Echo. Dulu Echo adalah yang terbaik, namun saat mereka menetapkannya sebagai produk berbayar, mereka kehilangan banyak pengguna.

Intense Debate masih cukup bagus, jika dipasangan dengan blog bermesin WordPress. Sistem blog WordPress yang gratis itu pun memiliki sistem yang mirip seperti Intense Debate karena sama-sama dibuat oleh perusahaan yang sama – Auttomatic. Sayangnya, pengembangnya cukup lambat, bahkan dalam beberapa tahun terakhir tidak banyak ada pembaharuan.

Disqus adalah rajanya – setidaknya untuk saat ini. Integrasi baik dengan banyak jejaring sosial, dan memiliki banyak fitur yang memudahkan, termasuk mengirim balasan komentar via surat elektronik. Bisa diintegrasikan dengan banyak blog, jika Intense Debate berpasangan baik dengan WordPress, maka Disqus hampir di semua jenis mesin blog/CMS, tentunya termasuk Tumblr. Yang menyenangkan adalah, Disqus bebas spam. Hanya saja banyak yang protes bahwa Disqus membuat blog lambat dibuka. Ya, itu ada benarnya – jika kita pakai koneksi Internet gratisan, namun jika sudah membayar puluhan apalagi ratusan ribu rupiah untuk koneksi Internet tapi masih sangat lambat mengakses Disqus, pasti ada yang salah dengan ISP atau komputer Anda.

Lalu ada Livefyre, sistem komentar yang sedang naik daun. Dan ternyata penggunanya cukup banyak dan populer. Kelebihannya adalah Anda bisa menyebut (mention) teman Anda di twitter dan facebook melalui kolom komentar dengan hanya menambahkan @namateman sambil menulis komentar Anda.

Nah, sekarang saya menjadi penasaran, sistem apa yang akan dirilis oleh Google. Dan kenapa rumor berkata hanya menargetkan Google+, lalu bagaimana sistem komentar di Blogger, apakah akan dibiarkan tetap hancur?

Jika cukup bagus dan bisa dipasang di Google, saya mungkin akan memasangnya.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar die

    Sama-sama menunggu, semoga saja lebih baik atau malah mengadopsi sistem komentar blogspot *tepuk jidak*

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, kalau itu yang terjadi sih sudah ke-ter-lalu-an :D.

  2. Avatar jarwadi

    nah, mungkin bagi blogger yang ngejar traffic akan menggunakan google commenting, karena pasti google akan menggunakannya sebagai input dari search engine mereka 🙂

    1. Avatar Cahya

      Ini masih rumor, ya bisa saja sih begitu. Tapi hampit semua sistem komentar memiliki fitur untuk diindeks mesin telusur.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca