A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Tampaknya perkembangan Ubuntu sebagai distro Linux yang eksklusif semakin tidak terbendung. Selain menargetkan pasar komputer pribadi (PC) 5% di tahun mendatang, Ubuntu juga mulai menyediakan hiburan yang lebih lengkap melalui televisi daring – dan kini menggandeng EA Games, salah satu produsen permainan video terbesar bagi PC dan konsol permainan lainnya.

EA Games meletakkan dua permainan video gratis sebagai awal kerja sama ini dengan Ubuntu yang bisa diakses di Ubuntu Software Center untuk memasangnya dan memainkannya di Ubuntu.

Dua permainan itu adalah Lord of Ultima – salah satu RPG yang terpanjang yang pernah dibuat dalam pelbagai versi dan seri. Satunya lagi adalah Comand and Conquer: Tiberium Alliances yang merupakan permainan strategi MMO dengan berbasis HTML 5.

Lord of Ultima
Lord of Ultima – Salah satu permainan video promosi dari EA Games yang kini tersedia gratis di Ubuntu Software Center.

Oleh karena kerja sama ini bersifat eksklusif, ini berarti permainan ini tidak dapat diakses dari repositori distro Linux lainnya. Maka berbahagialah para pengguna Ubuntu karena saat ini mulai ada harapan Ubuntu sebagai distro Linux yang bisa dimuat pelbagai permainan menarik.

Google Chrome OS mungkin salah satu yang bisa menyaingi Ubuntu dalam hal ini, namun karena Google Chrome OS hanya tersedia secara eksklusif melalui Chromebook saja, maka tidak semua orang bisa mengaksesnya kecuali melalui tablet Android. Ini akan menjadi persaingan yang menarik.

Pada akhirnya, permainan video menarik masih berada dalam kekuasan para pengembang peranti lunak tertutup. Penganut filosofi GNU dan peranti lunak terbuka mungkin akan tetap menunggu perkembangan permainan video setara dalam jangka waktu yang cukup lama.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

5 tanggapan

  1. Avatar Ario Antoko
    Ario Antoko

    nunggu FIFA ada di ubuntu software center 😀

    1. Avatar Cahya

      Itu bakalan lama Pak :).

  2. Avatar Applaus Romanus
    Applaus Romanus

    asyik bisa ada games itu juga… bakal bisa tercapai ya kelihatannya target 5%

    1. Avatar Cahya

      Kalau target itu sih ndak tahu, nah namanya juga ambisi :).

  3. Avatar mafatahna
    mafatahna

    Info yang menarik pak.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca