Pada 24-30 April 2015, kita akan melalui pekan imunisasi sedunia, maka itu sekitar 2 hari dan 16 jam lagi (sejak tulisan ini dibuat). Topik kali ini adalah tentang menghapus kesenjangan antara anak-anak yang tidak mendapatkan akses terhadap imunisasi dengan mereka yang telah mendapatkan imunisasi. Data dunia saat ini, sekitar 1 dari setiap 5 anak tidak mendapatkan imunisasi, ini bermakna setiap tahun bisa terjadi sekitar 1,5 juta kematian akibat penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi.
Sejumlah penyakit seperti pertusis, difteri, pneumonia, campak, dan polio sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi, dan memperkuat ketahanan komunitas dari penyakit-penyakit ini.
Kita semua bisa saling membantu, pemerintah, pekerja kesehatan, dan masyarakat, untuk menciptakan kesehatan yang lebih baik bagi generasi selanjutnya dari bangsa kita. Akankah Anda turut serta?
Rencana Aksi Vaksin Global, 6 Target untuk tahun 2015. Kenali posisi Anda, dan ikut berpartisipasi. Sumber infografik: http://www.who.int.
Target dari Organisasi Kesehatan Dunia saat ini adalah:
Memperkuat imunisasi rutin untuk mencapai target cakupan imunisasi.
Mempercepat kontrol terhadap penyakit yang bisa dicegah dengan vaksinasi, eradikasi polio adalah langkah pertama.
Memperkenalkan vaksin-vaksin yang baru dan lebih baik.
Mendorong perkembangan penelitian untuk pengembangan teknologi dan generasi vaksin berikutnya.
Mari kita bersama mendukung pekan imunisasi sedunia tahun ini, dan untuk tahun-tahun mendatang.
Sebotol tonik palsu bagi para buruh dermaga seharusnya perkara kecil bagi Kaelen Vance. Sampai seorang inspektur datang membawa kabar tentang lengan yang menjadi kaca, tetapi masih hangat.
Nyeri dada atau punggung yang mendadak, hebat, dan seperti disobek bisa menandakan diseksi aorta. Kenali tipe A dan B, faktor risiko, cara diagnosis, dan penanganannya menurut pedoman ACC/AHA 2022 dan ESC 2024.
Edisi #2: IHSG memantul 4,90% sepekan setelah guncangan MSCI, BI menahan BI-Rate 5,75% sambil menaikkan deposit facility, dan Brent melonjak ke US$116,72 karena ketegangan di Teluk.
Artikel ini membahas penerapan Root Cause Analysis (RCA) dalam kasus kassa tertinggal pascaoperasi, menguraikan proses dari pembentukan tim hingga rekomendasi yang spesifik. Ditekankan bahwa banyak RCA tidak menghasilkan perbaikan nyata akibat rekomendasi yang umum dan kurangnya pemilik tindakan. Evaluasi pascaperbaikan sangat krusial untuk memastikan efektivitas sistem.
Oma menyambut Raka dengan senyum lebar dan nama yang salah. Malam pertama di rumah tua dekat laut, sebuah lagu pengantar tidur tersandung di tengah jalan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan