Pada 24-30 April 2015, kita akan melalui pekan imunisasi sedunia, maka itu sekitar 2 hari dan 16 jam lagi (sejak tulisan ini dibuat). Topik kali ini adalah tentang menghapus kesenjangan antara anak-anak yang tidak mendapatkan akses terhadap imunisasi dengan mereka yang telah mendapatkan imunisasi. Data dunia saat ini, sekitar 1 dari setiap 5 anak tidak mendapatkan imunisasi, ini bermakna setiap tahun bisa terjadi sekitar 1,5 juta kematian akibat penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi.
Sejumlah penyakit seperti pertusis, difteri, pneumonia, campak, dan polio sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi, dan memperkuat ketahanan komunitas dari penyakit-penyakit ini.
Kita semua bisa saling membantu, pemerintah, pekerja kesehatan, dan masyarakat, untuk menciptakan kesehatan yang lebih baik bagi generasi selanjutnya dari bangsa kita. Akankah Anda turut serta?
Rencana Aksi Vaksin Global, 6 Target untuk tahun 2015. Kenali posisi Anda, dan ikut berpartisipasi. Sumber infografik: http://www.who.int.
Target dari Organisasi Kesehatan Dunia saat ini adalah:
Memperkuat imunisasi rutin untuk mencapai target cakupan imunisasi.
Mempercepat kontrol terhadap penyakit yang bisa dicegah dengan vaksinasi, eradikasi polio adalah langkah pertama.
Memperkenalkan vaksin-vaksin yang baru dan lebih baik.
Mendorong perkembangan penelitian untuk pengembangan teknologi dan generasi vaksin berikutnya.
Mari kita bersama mendukung pekan imunisasi sedunia tahun ini, dan untuk tahun-tahun mendatang.
Hipertensi menyerang tanpa gejala, tetapi bukan berarti tak berbahaya. Artikel ini meluruskan delapan mitos umum—dari anggapan “tidak ada keluhan berarti aman” hingga “sudah normal, boleh berhenti obat”—dengan data SKI 2023, pedoman PERHI dan ESC 2024, serta konteks kebijakan JKN dan label pangan Indonesia yang relevan bagi pembaca awam maupun tenaga kesehatan.
Mitos seputar kesehatan seksual — dari pil KB yang dianggap mencegah IMS hingga anggapan dudukan kloset bisa menularkan penyakit — masih beredar luas. Artikel ini meluruskan sembilan mitos utama dengan data terkini kasus IMS dan HIV di Indonesia, serta menjelaskan akses layanan skrining dan pengobatan gratis melalui JKN.
Bunga segar, tanaman pot, bingkai, dan relief dinding mempercantik suasana ruang rawat, tetapi dapat menjadi reservoir mikroba, terutama bagi pasien dengan imunitas sangat rendah. Artikel ini menimbang bukti ilmiah terbaru, pedoman CDC, dan konteks Indonesia, lalu menawarkan kerangka zonasi yang praktis agar keindahan ruang dan keselamatan pasien dapat berjalan beriringan.
Seorang virolog Kroasia menyuntikkan virus campak dan virus stomatitis vesikular ke tumor payudaranya sendiri, lalu tumor menyusut dan dapat dioperasi. Kisah ini memicu perdebatan etika dan harapan baru bagi terapi virus onkolitik. Artikel ini menimbang bukti, keterbatasan, dan pelajarannya bagi Indonesia. Ini bukan anjuran mencoba sendiri, melainkan bahan refleksi klinis.
DSD adalah kondisi kongenital ketika kromosom, gonad, dan anatomi seks seseorang tidak berkembang selaras—bukan gangguan orientasi seksual. Artikel ini mengulas klasifikasi, diagnosis, tata laksana multidisiplin, serta konteks Indonesia: keterbatasan data epidemiologi, stigma sosial, dan jalur hukum penetapan status kelamin lewat pengadilan sesuai UU Adminduk.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan