TweetDeck pada Jolicloud Linux

Salah satu distribusi Linux yang masih bisa menggunakan TweetDeck dengan cukup cantik adalah Jolicloud, terima kasih pada teknologi Web HTML5 yang tertanam padanya. Saya kebetulan memiliki Jolicloud, distribusi Linux yang menggunakan kekuatan komputasi awan menyelip di dalam Ubuntu Raring Ringtail yang sebentar lagi akan diganti. Saya pun iseng melihat tawaran aplikasi yang terdapat di AppLanjutkan membaca “TweetDeck pada Jolicloud Linux”

Turpial untuk openSUSE Asparagus

Saya sedang mencari aplikasi klien twitter yang pas pada openSUSE Asparagus yang saya gunakan, dulu saya masih bisa memilih Tweetdeck karena dukungan AdobeAIR untuk Linux masih berlangsung dan meruapakan aplikasi resmi dari Twitter. Namun dengan berhentinya pengembangan AdobeAIR untuk Linux, tentu saja aplikasi seperti Tweetdeck dan sejenisnya yang memanfaatkan mesin serupa akan sangat riskan digunakanLanjutkan membaca “Turpial untuk openSUSE Asparagus”

Tweetdeck Mungkin Masih Pilihan untuk GNOME 3

Saat melihat-lihat koleksi aplikasi pada openSUSE Tumbleweed saya yang saat ini menggunakan GNOME 3, saya melihat bahwa tidak terdapat aplikasi untuk sebagai klien twitter. Saya berpikir bahwa seharusnya ada Gwibber untuk GNOME, tapi ke manakah aplikasi tersebut. Saya pun membuka YaST dan menelusuri menu “Software Management”. Saya menemukan Gwibber ada di sana dan tidak terpasang.Lanjutkan membaca “Tweetdeck Mungkin Masih Pilihan untuk GNOME 3”

Adobe AIR dan TweetDeck untuk OpenSuse 11.3

Oke, sudah banyak yang sudah tahu bagaimana cara memasang TweetDeck – klien microblogging twitter yang terkenal itu di Linux. Jadi ini hanya sedikit menambahkan catatan saya saja untuk ke depannya. Anda bisa mengikutinya, tapi saya tidak menjamin keberhasilannya. Sistem yang saya gunakan adalah SUSE LINUX Release 11.3, Kernel Linux 2.6.34.7-0.7-desktop dengan Gnome 2.30.0. Jika agakLanjutkan membaca “Adobe AIR dan TweetDeck untuk OpenSuse 11.3”