Saya sedang mencari aplikasi klien twitter yang pas pada openSUSE Asparagus yang saya gunakan, dulu saya masih bisa memilih Tweetdeck karena dukungan AdobeAIR untuk Linux masih berlangsung dan meruapakan aplikasi resmi dari Twitter. Namun dengan berhentinya pengembangan AdobeAIR untuk Linux, tentu saja aplikasi seperti Tweetdeck dan sejenisnya yang memanfaatkan mesin serupa akan sangat riskan digunakan pada Linux.
Jadi saya harus memilih aplikasi yang menggunakan mesin yang berbeda, lalu saya menemukan Turpial – sebuah aplikasi ringan menggunakan bahasa pemprograman Phyton. Beberapa distribusi Linux telah memuat Turpial pada mirror mereka, Fedora salah satunya, dan kebetulan openSUSE juga memilikinya.
Jadi saya memutuskan untuk mencoba aplikasi ini, ukurannya kecil dengan beberapa dependencies yang juga cukup kecil, bisa langsung dipasang dari software management yang ada di YaST. Jadi bisa dibilang aplikasi ini “rendah lemak”, cukup sehat dijalankan pada desktop kita.
Tampilan asali Turpial – aplikasi klien Twitter untuk Linux
Untuk sebuah aplikasi ringan, saya rasa Turpial sudah memenuhi semua kebetuhan yang diperlukan dalam memanfaatkan layanan twitter. Mulai dari fungsi mempublikasikan status, membalas/menanggapi status, menggunggah gambar, pemendek URL, suara notifikasi, daftar teman untuk melakukan penyebutan (mention), dan lain sebagainya. Saya rasa ini bisa disebut sebagai aplikasi twitter all-in-one.
Sekilas tampilannya mirip dengan Gwibber, yang entah mengapa menghilang dari peredaran, saya tidak begitu tahu. Namun tentu saja Anda bisa menyesuaikannya agar tampil seperti Tweetdeck.
Tampilan banyak kolom pada Turpial
Jangan lupa deretan ikon mini yang berada di bawah kolom juga sangat membantu memunculkan fungsi-fungsi yang diperlukan guna mengoptimalkan penggunaan Turpial. Anda bisa melakukan eksplorasi sendiri tentu saja.
Saya suka kesan pertama dalam menjelajahi penggunaan aplikasi ini, hanya satu hal yang masih agak kurang pas bagi saya, yaitu fonta yang digunakan. Karena sepertinya fonta pesan menyesuaikan dengan fonta tema adwaita yang diusung oleh Gnome 3 pada openSUSE saya, dan ukuran fontanya relatif kecil, sehingga ada kesan kurang nyaman dalam membaca tweet di dalamnya.
Aplikasi ini tentu masih dalam pengembangan, dan saya harap ada cukup banyak kemajuan signifikan ke depannya, seperti yang dicapai oleh Tweetdeck.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
Kombinasi vaksin mRNA personal (intismeran autogene) dan pembrolizumab terbukti unggul dibanding pembrolizumab tunggal dalam mencegah kekambuhan melanoma berisiko tinggi pasca-operasi, menurut hasil interim uji fase 3 INTerpath-001. Ini menjadi bukti fase 3 pertama untuk terapi neoantigen individual berbasis mRNA, meski data kelangsungan hidup keseluruhan masih ditunggu.
Studi kohort 20 tahun terhadap 112 ribu tenaga kesehatan AS mengungkap: minum minuman manis setiap hari bisa lebih dari menggandakan risiko kanker lambung—bukan lewat infeksi H. pylori, melainkan jalur metabolik seperti resistensi insulin dan peradangan. Bagaimana relevansinya dengan tren konsumsi gula di Indonesia yang terus melonjak? Simak ulasannya.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
6 tanggapan
nubitux
sejak pertama kali rilis saya langsung jatuh cinta sama aplikasi ini, simple dan ringan, laik diz pokoknya :))
Ndak hilang sih, masih ada versi lawas, tapi sudah tidak dikembangkan lagi, jadi anggap saja tidak layak digunakan lagi (mungkin). Yah, seperti qtwit juga, tapi fungsinya sudah lebih baik.
Melvin, twitter & Identi.ca kalau tidak salah. Memang mau dukungan apa lagi, kalau yang lain (kelas messenger termasuk facebook) kan sudah diintegrasikan via empathy dan xchat. Kalau di Gnome Sheel integrasinya sudah bagus, yang belum ada hanya untuk twitter, jadinya ya saya coba yang ini.
Tinggalkan Balasan