A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Aku baru saja membuka sebuah blog baru di WordPress dengan judul “Celoteh di Ranting Sastra”, sebenarnya karena aku ingin menambah wawasan tentang salah satu WebLog yang paling powerful di masa ini, selain memang aku ingin membuat sebuah ruang tersendiri untuk hobiku di bidang sastra.

Sejak dulu aku selalu menggunakan email untuk melakukan publikasi ke blog-ku di blogspot maupun di SpaceLive. Aku melakukan posting dengan menggunakan account GoogleMail, karena fasilitas free POP3 yang bisa digunakan hampir di semua email client. Biasanya email client yang kugunakan adalah Mozilla Thunderbird, walau sempat menggunakan Windows Mail (Outlook Express jika pada Windows XP) dan sempat mencicipi Microsoft Outlook juga. Dan tulisan yang sedang kalian baca ini adalah tulisan yang kubuat menggunakan Windows Live Writer (WLW) yang sedang naik daun saat ini. Walau belum sembat uji coba Windows Live Mail.

Prinsipnya adalah menulis di email client adalah, kalian menulis bahan untuk dipublikasikan di weblog/blog sama persis seperti menulis email. Bedanya, judul akan menjadi judul bacaan, dan isi akan menjadi isi blog. Bedanya, menggunakan email client bisa membantu kita menulis secara offline (tanpa tersambung ke internet), kemudian setelah selesai menulis kita bisa kirimkan email ini ke alamat spesifik (tergantung pada penyedia layanan blog) secara online,… Singkatnya: Tulis ala Offline, Publikasi ala Online. Artinya kita hanya memerlukan koneksi internet saat mengirim publikasi (bisa lebih dari satu tulisan) secara bersamaan dengan email-email yang lain dalam satu waktu yang singkat. Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menggunakan layanan internet timebased (biaya ditagihkan berdasar lamanya waktu pemakaian internet). Dan juga publikasi dengan menggunakan email mempermudah mereka yang sangat mobile, hanya dengan bermodalkan telepon seluler yang bisa GPRS atau hingga HSDPA/HSUPA dengan terpasang program seperti Yahoo!Go atau Gmail di teleponnya bisa langsung menulis post dan langsung dikirimkan dari mana pun lengkap dengan foto-foto menarik.

Jadi sekarang aku ingin mengajak kalian membahas cara-cara posting via email dengan email client ataupun WLW.

Pertama, aku akan menyarankan kalian menggunakan email Gmail. Karena hal ini sangat memudahkan untuk posting diberbagai layanan blog. He he, kecuali mungkin untuk Yahoo!360 Beta.

Kedua, kita akan melakukan penyetingan di Gmail, jadi sekarang masuklah ke halaman Gmail-mu (klik link di atas atau masuk ke http://mail.google.com) mungkin akan agak lambat pada yang memiliki bandwidth minimalis, klik muat tampilan HMTL standar di pojok kanan bawah untuk solusi pada jaringan internet yang lambat. Dan kamu akan masuk ke Gmail.

Ketiga, di pojok kanan atas halaman utama akan terlihat nama akunmu (id.kamu@gmail.com) dan di samping kanannya ada berturut-turut: pengaturan | versi lama | bantuan |Sign-out (perhatian ini adalah dalam Gmail versi berbahasa Indonesia, jika kalian menggunakan versi bahasa yang berbeda silahkan diterjemahkan maksudnya. Klik link pengaturan di samping nama akunmu, dan kamu akan dibawa ke halaman pengaturan.

Keempat, sekarang kalian harus mengatur seting untuk sistem POP. Pada halaman pengaturan pilih meneruskan & POP/IMAP. Pada status pilih aktifkan POP, saya sarankan opsi kedua “aktifkan POP untuk surat yang datang mulai dari sekarang”. Kemudian untuk menyetingnya pada email client, saya sarankan kalian mempelajari cara setingnya. Klik pelajari selengkapnya, buka di tab baru atau petunjuk konfigurasinya.

Kelima, kalian akan memerlukan sebuah email client saat ini (ini berbeda dengan Windows Live Writer yang akan kita bicarakan setelah ini). Bisa menggunakan email client default dari sebuah sistem operasi semisal Outlook Express untuk Windows XP dan Windows Mail untuk Vista. Jika kalian memiliki Microsoft Office 2007 System yang dilengkapi dengan Microsoft Outlook 2007 itu akan sangat baik, Microsoft Outlook memiliki seting otomatis, kamu tinggal masukan email akun Gmail serta password, Microsoft Outlook akan menemukan setingnya secara otomatis di internet. Namun bagi yang ingin menggunakan email client yang gratis dan tetap powerful saya amat menyarankan Mozilla Thunderbird. Unduhlah Mozilla Thunderbird terbaru dari situs resminya, kemudian lakukan pemasangan (install) pada sistem operasimu (Windows atau Linux…, hmm…, apakah Linux juga menggunakan Thunderbird?). Setelah itu, lakukan seting sesuai dengan langkah keempat. Periksalah, apakah email client kalian berfungsi dengan baik, coba kirim email ke teman dan minta mereka membalasnya, jika semua lancar, maka lima langkah menyiapkan email client untuk posting ke blog telah selesai.

Sekarang kita akan menyiapkan blog-blog yang kita miliki agar bisa dilakukan posting via email. Mari kita mulai dengan Blogger.

Pertama, masuklah ke dasbor akun blogger-mu. Masuklah ke http://www.blogger.com dan log-in di sana. Pilih Blogmu dan masuklah ke halaman pengaturan (sekali lagi ini dalam seting akun berbahasa Indonesia kamu akan menemukan link dengan kata “pengaturan”, saya tidak begitu ingat versi bahasa Inggrisnya, mungkin setting atau management).

Kedua, pada halaman pengaturan pilihlah tab “email & seluler”. Di sini kalian akan menukan bagian “opsi pengeposan”. Pada bagian “alamat pengeposan via email” (yang dikenal juga sebagai mail2blogger) kalian akan ditawarkan alamat ekslusif pengeposan, jadi alamat itu menjadi id-kamu.apasaja@blogger.com, ini sekadar contoh, id-kamu = id yang kamu gunakan di akun blogger, sudah disiapkan dan biasanya tetap (tidak bisa diubah), apasaja = kata rahasia yang kamu pilih. Kemudian klik simpan setelan.

Ketiga, uji coba sangat diperlukan. Kini melalui email client-mu dengan menggunakan akun Gmail, kirimlah sebuah post ke blog-mu dengan menggunakan alamat email di atas (id-kamu.apasaja@blogger.com) dan lihat apakah email ini terpublikasi ke blog-mu. Jika langkah-langkahmu tepat, tentunya akan terpublikasikan.

Saatnya beralih ke SpacesLive, mungkin tidak setenar Blogger maupun WordPress, namun ini adalah sebuah ruang publik/privat yang disediakan oleh Microsoft Corp., bagi mereka yang memiliki akun Hotmail (bisa jadi itu id-kamu@hotmail.com atau id-kamu@msn.com) ini merupakan sebuah blog kecil yang unik dan ringan, layak untuk dicoba. Belum lagi tawaran menyimpan datanya hingga 25GB pada SkyDrive yang terintegrasi langsung sungguh menggiurkan.

Pertama, masuklah ke SpacesLive, jika Anda belum punya cobalah satu, atau masuk melalui halaman saya di Cahya’s Space. Bagaimana apakah Anda suka kesederhanaannya? Ini bisa berfungsi juga sebagai jaringan sosial seperti facebook atau friendster untuk sesama pemiliki akun hotmail.

Kedua, jika kalian sudah membuat sebuah akun, masuklah ke SpacesLive-mu sekali lagi. Pada bagian opsi (setelah klik akan tampak seperti rolldown) di bagian kanan atas dan pilih “Penerbitan Email” ini akan membawa kalian ke halaman seting penerbitan email.

Ketiga, pada halaman “penerbitan email” hampir mirip seperti di Blogger, kalian akan diminta memasukkan email-email yang boleh menerbitkan di blog SpacesLive, bisa menggunakan hingga 3 alamat email berbeda (lumayan nih). Kemudian di bagian lain di bawahnya, ada langkah ke dua, yaitu memasukkan kata rahasia. Langkah berikutnya kalian akan mudah memahaminya (ingat aku menggunakan seting SpacesLive berbahasa Indonesia). Nantinya, kata rahasia ini akan menjadi alamat pengiriman email. Setelah selesai, klik simpan. (Jangan lupa memasukkan alamat email Gmail-mu ke langkah satu di halaman ini)

Keempat, saat uji coba. Dengan email client, postingkan sebuah tulisan via email ke alamat publikasi email (id-kamu.katarahasia@spaces.live.com) dan cek apakah terpublikasi? Normalnya tidak akan masalah dari akun Gmail-mu. Tidak berbeda dengan Blogger kan?

Kemudian, yang agak rumit adalah posting ke Blog WordPress (di sini yang saya maksudkan adalah wordpress.com dan bukan wordpress.org). Secara default, WordPress tidak memiliki seting posting via email, kecuali medorasi komentar via email. But there is a way (an old fashion if you think of it) to post to WordPress via email client. Kita perlu menggunakan apa yang dinamakan Posterous.

Aku baru dua tiga hari menyentuh WordPress guna menghilangkan rasa nyeri hebat di kepalaku, jadi mungkin langkah ini belum sempurna, namun bekerja baik saat kugunakan.

Pertama, kalian harus memiliki sebuah akun dan sebuah blog di WordPress (coba kalau ga punya blog, apa yang mau dipublikasikan; misal kamu punya blog dengan alamat http://blogmu.wordpress.com untuk dijadikan contoh di bagian ini)

Kedua, adalah berkenalan dengan Posterous. Masuklah ke situ resmi Posterous (klik di sini). Walau pun dinyatakan tidak perlu membuat akun, aku sarankan kalian membuat sebuah akun untuk memenuhi prasyarat langkah-langkah berikutnya. Buatlah sebuah akun, dengan klik pada bagian login (walau disebut login ia juga mengarahkan kita ke halaman pendaftaran).

Ketiga, setelah langkah kedua, perambah web akan memperlihatkan sebuah halaman Welcome, di sini pilihlah “Sign up with Posteros”.

Keempat, halaman berikutnya menampilakan tawaran memasukan ID, kolom pertama akan menciptakan id-kamu.posterous.com (yang juga akan menjadi blog mini). Kolom kedua email, dan kolom ketiga password. Setelah diisi semua, pilih “sign up”. Jika memerlukan konfirmasi balik lewat email, bukalah email Gmail yang kamu gunakan dan lihat di inbox (gunakan email client juga bisa), dan klik-lah link balik jika ada email dari posterous (hmm…, seingatku tidak ada deh).

Kelima, pada bagian dasbor (bilang saja begitu), klik bagian “autopost to everywhere” yang terletak di pinggir kanan agak ke bawah (ada banyak logo provider blog di bawahnya). Kemudian pilih “add service”.

Keenam, saat saya gunakan ini, beberapa service pada posterous yang memiliki seting sendiri adalah facebook, twitter, flickr, blogger, live journal, etc; sedangkan WordPress masuk ke dalam More Blogs. Jadi pilih-lah “more blogs” dan pada halaman yang sama akan muncul pilihan mengisi form yang disediakan, masukkan alamat blog-mu (lihat langkah pertama masukkan juga username dan password-mu), setelah selesai pilih save, Posterous akan mengautomanage semuanya.

Ketujuh, uji post seperti biasa, caranya sama yaitu kirim email dengan akun Gmail yang kamu gunakan via email client-mu. Hanya saja kali ini alamat emailnya spesifik, yaitu post@posterous.com dan alamat ini tidak bisa diubah, nampaknya Posterous menggunakan email kita untuk mengenali ke mana ia harus membawa postingan kita. Lihatlah kemudian di blog WordPress-mu apakah tulisan ini sudah muncul? Mungkin perlu waktu sekitar beberapa menit untuk memunculkannya.

Kedelapan, atasi masalah yang muncul. Sayangnya, apa yang kamu publikasikan ke WordPress ternyata juga muncul di halaman lain yaitu id-kamu.posterous.com, lha aneh kan kalau kamu punya dua blog yang isinya sama? Bahkan jika kamu menggunakan Posterous untuk publikasi ke Facebook atau Blogger akan tayang juga di halaman ini. Nah solusi yang kusarankan adalah menutup halaman ini agar tidak dapat dilihatb oleh publik kecuali oleh kamu dan orang-orang yang kamu setujui. Masuklah ke http://posterous.com/main/account dengan akun posterous-mu. Kamu akan menemukan sebuah link di tengah halaman dengan kata-kata “manage this site”, pada halaman berikutnya pilih tombol “edit site”, halaman berikut akan tampil beberapa kolom pilihan. Pada kolom “privacy”, beri tanda centang pada bagian “make my site private” dan buatlah sebuah password yang cukup kuat. Kemudian jangan lupa “save”. Hasilnya halaman ini tidak akan bisa diakses publik, kecuali yang tahu password tersebut, contohnya adalah halamanku di Haridiva’s Posterous.

Apakah semua seting itu melelahkan? Hmm…, saya memiliki sebuah solusi bagi yang menggunakan sistem operasi Windows 6.0 (tidak tahu apakah juga tersedia untuk sistem operasi di bawahnya). Adalah menggunakan Windows Live Writer 2009. Saya mendapatkan ini dari update optional di Windows Vista Buisness yang saya gunakan. Namun bisa kunjungi langsung situs resminya di sini. Mungkin ini adalah penemuan Microsoft Team yang paling sensasional dalam dunia per-blog-an. Bayangkan WLW dapat menangani posting hampir ke semua situs blog, saya bisa melakukan posting secara sangat mudah ke WordPress dan SpacesLive, kini saya sedang mencobanya ke Blogger lewat tulisan ini, namun mengingat kelemahan Microsoft Outlook yang menggagalkan script read more di Blogspot, saya belum yakin apakah ini bisa digunakan untuk masalah tersebut.

Pertama, pasanglah WLW di Windows kalian. Nah…, tata caranya tidak perlu kutulis lebar, karena dengan mengunjungi Murakata Counter sudah diceritakan bagaimana instalasi WLW (walau saya belum baca lengkap), silakan kunjungi blog tersebut untuk teknik dan cara pasang WLW.

Kedua, setelah WLW terpasang, jalankan programnya. Deretan atas akan menunjukkan panel-panel khas Windows seperti File | Edit | View etc. Kemudian pilihlah panel “Blogs”, kemudian pilih “add blog account”, nah panduannya sangat sederhana, percuma saya jelaskan di sini, karena kalian pasti akan mengerti. Yang perlu kalian ingat adalah selama seting posting ke blog kalian masing-masing, kalian harus dalam keadaan online, karena WLW akan melakukan cek silang ke blog kalian dan menentukan validitasnya.

Ketiga, menulisnya, akan sama persis seperti menulis di halaman blog kalian langsung, tinggal pilih melalui panel “Blogs”, ke blog yang mana tulisan ini akan dipublikasikan. Lalu jangan lupa save untuk menyimpan dan Publish untuk mempublikasikan.

Nah, selamat mencoba dan berkreasi serta selamat menulis. Jika ada masukkan silakan langsung disampaikan.

Update informasi Mei 2009:

Kini wordpress telah menyediakan cara langsung untuk posting via email dari setting menu pengguna wordpress, silakan kunjungi halaman panduannya di blog wordpress atau terjemahan bahasa Indonesia di via GoogleTranslate.

Update 2018:

Posterous sudah tidak lagi menyediakan layanakan blognya demikian juga dengan layanan space live dari Microsoft. Windows Live Writer juga sudah tidak tersedia, sebagain gantinya Open Live Writter masih dapat diakses oleh publik.

Artikel Baru Terbit

  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
  • Vaksin Kanker Personal Berbasis mRNA: Babak Baru Pencegahan Kambuhnya Melanoma
    Kombinasi vaksin mRNA personal (intismeran autogene) dan pembrolizumab terbukti unggul dibanding pembrolizumab tunggal dalam mencegah kekambuhan melanoma berisiko tinggi pasca-operasi, menurut hasil interim uji fase 3 INTerpath-001. Ini menjadi bukti fase 3 pertama untuk terapi neoantigen individual berbasis mRNA, meski data kelangsungan hidup keseluruhan masih ditunggu.
  • Segelas Manis, Risiko Ganda: Apa Kata Studi Terbaru tentang Minuman Berpemanis dan Kanker Lambung
    Studi kohort 20 tahun terhadap 112 ribu tenaga kesehatan AS mengungkap: minum minuman manis setiap hari bisa lebih dari menggandakan risiko kanker lambung—bukan lewat infeksi H. pylori, melainkan jalur metabolik seperti resistensi insulin dan peradangan. Bagaimana relevansinya dengan tren konsumsi gula di Indonesia yang terus melonjak? Simak ulasannya.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

21 tanggapan

  1. Avatar Cahya
    Cahya

    Ini comment dari Bli Dani yang "sulit" di postkan ^_^: <pre>Cahya,saya kok ya gagal terus komen di tulisan blognya Cahya yg ttg font itu(maklum koneksi Inet memble; selalu dibilang kotak komen kosong), brktini komen saya:"ya, yg wlw kayaknya cakmoki tuh pengalaman tp make wordpress..saya malah ampir ngga pernah nyedot make mail client, lbh milihwebmail tp selektif aja <span><span> 🙂 </span></span>krn Cahya nulis ini, jadi pengen nyoba thunderbird lagi <span><span> 🙂 </span></span>sama aja, di blogger kan ada verifikasi image..mesti ngeload huruf-2 itu dl.. :Pkl angka kan tinggal itung <span><span> 🙂 </span></span> (walau mungkin ngga aksesibel buat ygidiot di matematika, tp canggih nyalin/baca huruf)"</pre>

  2. Avatar Haridivanandha
    Haridivanandha

    @Niar-Kun,He he…, ga pa-pa, namanya juga network alias jaringan (baca:benang kusut), tambah ribet tambah bagus… ^_^Piye blog-mu, dah diperbaharui belum?

  3. Avatar ridhaniar
    ridhaniar

    ribetnya……. mending punya satu blog sajalah…

  4. Avatar Haridivanandha
    Haridivanandha

    Ha ha…, akhirnya balik ke theme default

  5. Avatar Cahya
    Cahya

    Nah itu dia Bli…, JK-kit kadang bisa menampilkan jumlah comment di laman muka (misal 3 komentar) namun kadang-kadang justru saya temukan jadi tidak ada (0 komentar) padahal kalau dibukan sub judul itu, komentarnya jelas-jelas ada… He he…, jadi serba salah… Ha.. ha.., maaf, kan saya dah bilang di-posting-nya, "<span style="text-decoration: underline;">mengingat kelemahan Microsoft Outlook yang menggagalkan script read more di Blogspot</span>". Setiap kali saya posting dengan Outlook atau Windows Mail, tidak bisa menggunakan script "<span style="text-decoration: underline;">span class="fullpost"</span>" alias readmore…, dan tulisan ini saya tulis dengan WLW, akhirnya nasibnya sama juga, walau dengan manual editing di Blogger.com sendiri scriptnya tetap ga jalan (emang ilmu script juga pas-pasan, ini pas ga nge-donk). Makanya untuk tulisan panjang saya lebih suka menggunakan Mozilla Thunderbird. Saya dulu masih menggunakan Ubuntu 5x, saat itu mungkin browser memang Firefox, namun tidak ingat default email client-nya apakah Thunderbird, soalnya kan ada yang pake browser kongueror ya? dan sebuah email client yang tidak bisa saya ingat namanya.

  6. Avatar dani
    dani

    di laman terbaca 0 comments, trus di akhir tulisan..kaget..dah panjang bacanya, eh buntutnya masih ada semacam “baca selanjutnya” 🙂  di mac, linuc, freebsd ada thunderbird kok..kan open source

  7. Avatar Cahya
    Cahya

    He.., cumaku tidak bisa membuat review untuk wordpress.org 😀

  8. Avatar co-that
    co-that

    nice tips bos 🙂  salam

  9. Avatar Suken
    Suken

    He he…, gagal ya, nanti kucoba deh di WP …, lagi didownload dari http://download.live.com/writer, dan hanya diinstall Writer untuk yang lainnya ga perlu-lah…

  10. Avatar Cahya
    Cahya

    Ternyata memang scrpt <span class="fullpost"> tidak bisa diterapkan dengan menggunakan Windows Live Writer >:o

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca