A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Akhirnya tersedia juga paket internet MOBI dari mobile-8 di Jogja. Hari ini aku mengunjungi pusat Mobile-8 di daerah Janti, sebenarnya ingin menanyakan promo hp cdma gratis bagi pelanggan yang telah berlangganan pasca bayar selama setidaknya setahun, hmm…, namun ternyata untuk promo ini diperlukan kartu kredit yang tidak kumiliki, he he…, batal deh, padahal kalau tidak ada hp gimana mau nelpon coba?

Kemudian justru pertanyaan pertama yang kuajukan adalah paket mobi (mobile broadband internet) yang sudah lama kuinginkan. Sementara dulu kuganjal dengan menggunakan paket Broom dari IM2. Ternyata paket mobi (plus modemnya) tersedia.

Mobi adalah layanan internet dari pihak mobile-8 yang menggunakan sistem volume based, paket terdiri dari kartu dan sebuah modem Pantech PX-500 (CDMA 1x EVDO Rev. A) dengan kecepatan transfer data hingga 3.1 Mbps. Keterangan lebih lengkap silakan kunjungi situs mobile-8 atau mobi. Karena biasanya aku kesulitan masuk ke situs mereka dengan browser Firefox, kusarankan menggunakan Chrome atau Opera.

Sedikit reviewku sebagai berikut:

1. Kecepatan: Karena saat ini di Jogja belum tersedia jaringan EVDO, maka kecepatannya akan setara dengan GPRS/EDGE atau sama dengan paket IM2 Broom kira-kira. Keuunggulannya, terletak pada stabilitas jaringan, tampaknya jaringan mobile-8 cukup stabil.

2. Instalasi: proses instalasi saya serahkan pada costumer service dari pihak mobile-8 saat pembelian dengan membawa serta notebook ACER TravelMate 6293 yang kugunakan. Prosedurnya cukup mengikuti buku petunjuk yang disertakan. Berbeda dengan instalasi modem lain, instalasi di Vista memerlukan waktu agar sinkronisasi pengenalan pada kandar baru bisa berjalan dengan baik (hingga beberapa menit lamanya untuk mendeteksi modem baru). Lain-lain tidak ada masalah, karena disertakan driver khusus bagi Vista.

3. Penjalanan program: kesan penjalanan program cukup lama, pertama memasukkan modem ke slot PCI Express, kemudian menjalankan program Access Management yang terkesan “berat”. Namun tidak lama setelah itu, ketika sambungan sudah bisa dilakukan, tidak ada masalah dengan proses penyambungan, dan koneksi internet dapat dijalankan dengan baik dan stabil.

4. Yang saya suka: modem PCI Express tidak mengambil slot USB yang sudah minimal, kecepatan yang stabil, harga beli yang terjangkau, vista compatible.

5. Yang kurang saya suka: memulai programnya agak “berat”,  palm rest di bagian kiri menjadi cepat panas – karena di sana lokasi slot PCI Express, hmm…, harganya perbulannya…, mari kita lihat nanti, aku belum pindah ke pasca bayar…

Yah…, tinggal beberapa waktu lagi diperlukan untuk meninjau, apakah IM2 Broom layak migrasi ke mobi.

Tag Technorati: {grup-tag}Akses internet,mobi,mobile-8,modem cdma,pantech px-500,vista,review

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar arie
    arie

    ow gitu ya… hehehe…tadi juga sempet tanya2 sama yg jualan perdana mobi di kaskus, barangnya di jakarta, harganya malah 95ribu padahal di mobile-8 resmi cuma 75ribu.btw thanks ya infonyaRecent undefined:=-

  2. Avatar Cahya
    Cahya

    Arie,Saya rasa secara resmi mobi di Jogja memang belum launching, karena jaringan EVDO yang diperlukan belum ada di Jogja (walau menurut isu sempat ada). Jadi keterangan tersebut tidak bisa disalahkan.Yang saya dapatkan di counter mobile-8 adalah paket mobi dengan modem pantech px-500 yang merupakan paket kiriman dari Jakarta (jadi nomor saya masih nomor Jakarta), mungkin beberapa waktu yang lalu disediakan karena banyak yang berminat dengan mobi di Yogyakarta.Namun beberapa waktu terakhir nampaknya pengguna fren bertambah di Yogyakarta, di mana jaringan CDMA 1x yang digunakan di Yogyakarta masih satu dengan jaringan yang digunakan fren, hepi, dan mobi, sehingga pelanggan mobi akan merasakan dapak yang "kurang enak" dengan hal ini (silakan baca review saya di http://haridivanandha.blogspot.com/2009/06/review-mobi-on-cdma-1x-network.html.Walau) hanya perkiraan saya, mungkin pihak mobile-8 mengambil kebijaksanaan penundaan peluncuran paket mobi di Yogyakarta, karena keterbatasan jaringan ini.Jika Arie memang berminat menggunakan mobi, mungkin harus menunggu sampai tersedia atau membeli dari area yang sudah meluncurkannya seperti di Jakarta.

  3. Avatar arie
    arie

    mau tanya kalo hari ini udah ada belum ya perdana mobi di mobile-8 janti. minggu lalu saya kesana tp kata mbaknya blm ada. malah katanya blm launching juga.

  4. Avatar Cahya
    Cahya

    Ya…, saya kembali memang masalah situasi dan kondisi. Tidak ada yang memang kondisi yang sempurna buat kegiatan dunia maya jika modal terbatas, namun bukan berarti tidak ada kondisi yang nyaman bukan ? 😀

  5. Avatar dani
    dani

    IMO, kembali ke trafik BTS kayaknya..cepet tp dibagi berjamaah ya sama aja sesek di napas.. :Dutk hal ini saya pilih jd lagard aja, dl jd early adopter pas im2 keluar krn emang lg butuh banget..sekarang cukup unlimited-terbatas asal stabil aja lah 🙂

  6. Avatar Cahya
    Cahya

    Kayanya dipisah tuh, fren untuk yang CDMA nasional, hepi yang fixed wireless, trus mobi yang paket data, ga ngerti juga sama kebijakkannya mobile-8, saya sendiri pengguna fren pasca bayar kadang sampai bingung dengan promonya, mah dipake saja, karena perhitungan saya teleponnya masih lebih murah ketimbang provider lain (alasan mahasiswa yang pelit :-$ ) Saya pilih mobi, karena saya lihat IM2 juga entah kenapa (apa sering kirim ping ya), penggunaan transfer data-nya jadi membengkak untuk membuka halaman yang sama, sedangkan mobi paket data dihabiskan lebih sedikit. Jadi walau limited, saya melihat penggunaan paket data yang effesien (apakah ini posistif palsu?) Mungkin Bli Dani bisa tahu sebabnya?

  7. Avatar dani
    dani

    jah ada lagi..jadi jalur cdma utk data dan suara/call dijadiin satu ngga ya..masi parno dgn promosi provider..mesti ada udang di balik promo 😀

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca