Entah mengapa modem lawas saya bermasalah, modem Pantech PX-500 yang berisi nomor MOBI hanya bisa terhubung namun tidak bisa melakukan selancar di Internet. Namun anehnya masih bisa untuk streaming radio daring dan update antivirus, tapi tidak bisa menjelajah ke halaman manapun dan mendapatkan galat bahwa DNS tidak ditemukan. Saya sudah melaporkan permasalahan ini pada pihak Smartfren, namun hanya dibalas via sms di modem bahwa masalah sudah diatasi, namun saya sendiri tidak melihat ada perbaikan. Mungkin minggu ini saya akan bawa modem tersebut ke galeri Mobile-8 atau Smartfren terdekat.
Sementara ini saya akhirnya terpaksa menggunakan modem cadangan, sebenarnya saya ingin menggunakan Huawei E220 lawas saya, tapi malas karena tidak ada kartu GSM yang “nyaman” belakangan ini. Akhirnya saya mencari modem SpeedUp SU-7300 yang menggunakan Opera Software dengan paket kartu Smartfren nomor lokal Yogyakarta di dalamnya..
Modem ini merupakan modem CDMA 2000 1x-EVDO Rev.A dan CDMA 800. Sayang, colokannya menggunakan USB, padahal saya lebih suka dengan PCMCIA. Namun bagusnya bisa digunakan di Windows 7/Vista dan Linux yang berbasis Intel dengan mudah tanpa kesulitan.
Hanya saja harganya agak lebih mahal, cukup untuk akses 12 GB setiap bulan selama dua bulan, hanya saja kebetulan katanya diberikan akses Internet gratis selama 60 hari, namun entah benar atau tidak akan dapat selama itu.
Saya tidak menguji kecepatannya, namun sekilas tidak berbeda jauh dengan nomor MOBI yang saya gunakan, sementara dipakai beberapa jam – jaringan tampak cukup stabil dan sepertinya tidak ada gangguan cyberoam seperti yang diterapkan oleh MOBI. Nah, mungkin dengan ini saya akan bisa mengunduh openSUSE yang terbaru nanti dengan lancar.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
27 tanggapan
Abil
pa, sy mau nanya kenapa modem speedup cdma sy lambat dan tidak menggunakan jaringan biasa dan muncul dial-up dan vpn.. itu gmana pa ??
Lambat itu biasanya tergantung area dan pencapaian sinyal CDMA. Kalau digunakan di tempat terbuka lain yang dengan provider sama, apa juga lambat? Kalau modem lain apa sama?
Kalau digunakan di tempat lain tetap saja lambat pak dan kalau modem lain juga tetap sama pak jika dipasang di laptop saya. Dan juga kalau misalnya tersambung, dia tidak mumncul lambang tingkatan jaringan di sebelah kanan bawah tetapi muncul lambang lain. Sebenarnya modem saya yang bermasalah atau settingan laptop saya yang bermasalah ? Dan bagaimana ya pak solusinya ?
Kalau laptop jarang bermasalah. Jika lambat, tapi tersambung, logikanya kan sudah dapat jaringan. Beda lagi kalau memang ada masalah koneksi port USB yang sudah lawas atau ada kerusakan, kalau itu susah mengecek.
Kemungkinan sinyal Pak memang buruk di sana, misalnya masuk ke black/blank area. Atau ISP sedang ada gangguan. Dulu ketika saya masih pakai Smartfren, tidak jarang gangguan ISP bisa mencapai mingguan atau bahkan sempat pernah satu bulan jaringan jebol.
Pak Jarwadi, sepertinya mereka punya satu atau dua seri modem CDMA sejak beberapa waktu terakhir, memang sih kebanyakan modem-nya yang beredar adalah GSM.
saya belum berani mencoba modem cdma bli, masih ada keraguan apakah sinyalnya sudah nyampe tempat saya atau belum,mengingat gsm yg jauh lebih dulu pun sinyalnya masih berselang selang antara ada dan tiada
Mas Alief, saya malah susah dapat stabilnya, karena jika dapat EVDO, maka modem cepat panas, tapi jika cuma CDMA 1x, maka jaringan lambat seperti siput :D.
Saya baru kamrin mencoba kartu smartfreen di daerahku dengan modem CDMA ku. Keknya sih speed nya masih sama dengan yang biasa aku pakai, mungkin aku memakai yang paket volume based. Coba ntar malam aku coba lagi kan katanya cuma 0,1/KB 😆
Pak Sugeng, saya sudah coba antara yang premium volume based dan unlimited data plan, kecepatannya ndak jauh beda untuk harga yang lumayan berbeda. Jadi unlimited data plan lebih murah meriah menurut saya :D.
saya baru membeli modem smartfren (katena koneksi speedy mau di cabut). dulu, saya sudah terbiasa menggunakan modem di PC (mungkin untuk sebagian orang ini agak aneh) 😛
wah saya juga melirik modem speed up ini bli pas ke toko komputer, tapi sayangnya saya sudah beli Prolink 3G EVDO CDMA sebelumnya, jadi ya sudah.. daripada buang2 uang.. 🙂 tapi kata teman saya speedup bagus.. jadi pengen..
sekarang saya sudah mencoba smartfren dan memang lebih cepat daripada flexy,,
Fad, ha ha…, saya cuma kebetulan ketemu modem yang ini saja kemarin di toko terdekat, soalnya modem yang resmi dari Smartfren malah lumayan cukup bermasalah kalau dilihat dari tinjauan dan surat pembaca di media daring. Jadi saya tidak mau ambil risiko, modemnya dari pihak ketiga saja :).
Weh, saya juga lagi nungguin openSUSE terbaru nih 🙂 Sambil nunggu Linux Mint 12 (Lisa) juga. Satu bulan terakhir ini seperti jadi ajang perang antar distro utama. Seru lah pokoknya.
Eh, saya masih setia menggunakan Sierra 885 AT&T. GSM sih (sudah 2 tahunan), Kebetulan jaringannya stabil di daerah saya dan kebetulan juga cukup ramah dengan beberapa distro Linux yang pernah saya cobain.
Iya Mas Is, Linux perlu jaringan yang stabil untuk bisa diunduh dengan mudah, Apalagi mungkin saya akan memilih menggunakan torrent :). Modem Pantech saya juga sudah lama, soalnya kan itu modem rilisan pertama juga. Masih bisa melakukan koneksi sih, saya kira yang bermasalah itu kartu MOBI yang digunakan.
Saya malah kebalikannya, Mas. Lebih sering pakai modem yang GSM daripada yang CDMA. Dulu awal-awal tahun 2007 pernah pakai CDMA-nya Starone. Sekarang sudah tidak lagi. Modem sudah saya jual.
Pak Joko, masalah saya suka daring terus, paling tidak transfer data stabil 1-2 GB per hari, dan sementara yang cukup terjangkau ya koneksi dari Smartfren :).
Tinggalkan Balasan