A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Tentu saja banyak pihak yang sudah menunggu-nunggu keluarnya piranti keamanan terbaru dari Microsoft (MS) ini, walau banyak juga yang sangsi akannya.

Kenapa banyak yang antusias? Karena kali ini MS merilis perangkat keamanan ini secara cuma-cuma (gratis), berbeda dengan pendahulu mereka Windows One Care yang merupakan program berbayar. Kini Microsoft Security Essential memiliki kemampuan untuk mendeteksi virus (yang dikembangkan dari antivirus dengan kode Morro sebelumnya) dan mendeteksi spyware (lanjutan dari Windows Defender).

Kenapa orang skeptis bahwa produk ini akan menambah jajaran antivirus murah dan berkualitas? Ada banyak alasan. Pertama, sejak dahulu MS tidak pernah menghasilkan piranti lunak keamanan yang cukup baik untuk mempertahankan komputer dari serangan virus, terbukti dari One Care yang amat minim diminati dibandingkan berbayar lain tempo itu seperti Symantec – Norton, McAffee, atau Kaspersky. Dan penilaian oleh tim uji perbandingan antivirus bulan Agustus lalu memperlihatkan MSE tidak terlalu meyakinkan sebagai sarana mengamankan komputer (Lihat tulisan saya terdahulu tentang Apa sih antivirus terbaik?).

Mungkin terkadang cara promosinya dengan memandang sebelah mata pada produsen besar AV lainnya yang menyediakan produk mereka secara cuma-cuma (seperti Avast, Avira dan AVG) membuat orang lebih tidak yakin jika MS hanya melebih-lebihkan produk mereka. Hal ini tersirat dalam salah satu tulisan di blog avast ini.

Walau tidak dipungkiri bahwa memiliki peningkatan dari versi sebelumnya, seperti pada tingkat deteksi (tunggu dulu, bukankah semua antivirus juga demikian?), namun dari segi GUI dan kelengkapan pranala dan fungsi, aku tidak akan memberikan nilai tambah positif. Mungkin karena ada beberapa vendor yang menawarkan kualitas yang jauh lebih baik.

Bisa saja MS memberikan pernyataan bahwa MSE hanya memberikan perlindungan mendasar, namun untuk apa konsumen memilih perlindungan mendasar jika ia bisa mendapatkan yang lebih mutakhir dari vendor lain dengan sama cuma-cumanya? Dan mengapa baru kali ini MS melepaskan produk MSE secara cuma-cuma, sedangkan pendahulunya mesti berbayar (maksudku di saat beberapa vendor besar yang bergerak di sistem keamanan telah berpendapat bahwa keamanan bagi pengguna personal mestinya diberikan secara gratis).

Sayangnya jika mengakses dari situs resmi MS, maka produk ini tidak dapat diunduh karena tidak tersedia untuk Indonesia (lha, maksudnya apa toh?). Namun bisa diunduh dari berbagai tempat lainnya. Jika kamu berminat mencobanya, silakan klik gambar di bawah untuk mengunduhnya:

Tidak semua hal tentang MS buruk, siapa tahu ke depannya MSE justru berkembang dengan baik. Namun secara pribadi kurasa sekarang bukan saatnya bagiku untuk memasang MSE sebagai sistem keamanan di komputerku. Karena aku telah mencobanya dan tidak begitu menyukainya. Ah…, daripada menghabiskan sumber daya, lebih baik tidak digunakan sama sekali.

Tag Technorati: {grup-tag}antivirus,microsoft security essentials,ulasan

 

Quote of the day:
In a real dark night of the soul it is always three o’clock in the morning, day after day. – F. Scott Fitzgerald

Artikel Baru Terbit

  • Berapa Jam Sebenarnya Kita Butuh Tidur? Lima Mitos yang Perlu Diluruskan
    Kebutuhan tidur bervariasi berdasarkan usia dan individu, bukan sekadar “8 jam”. Tubuh tidak dapat dilatih untuk butuh tidur lebih sedikit. Tidur siang singkat 10–20 menit justru bermanfaat. Tidak semua hewan tidur seperti manusia. Terlalu banyak tidur juga berisiko. Dan meski kurang tidur jarang membunuh langsung, microsleep akibatnya menewaskan ribuan orang di jalan Indonesia setiap tahun.
  • Gula Darah Tinggi yang Diam-Diam Merusak: Memahami Diabetes Melitus Tipe 2
    Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
  • Empat Pembaruan Kunci Pedoman Malaria WHO 2026: Apa yang Berubah dan Apa Artinya bagi Indonesia
    WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
  • Vaksin RSV untuk Ibu Hamil: Ketika Antibodi Ibu Jadi Perisai Pertama Bayi
    Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
  • Guru di Garis Depan: Panduan Baru UNESCO, UNICEF, dan WHO untuk Menjaga Kesehatan Jiwa di Ruang Kelas
    Panduan baru UNESCO-UNICEF-WHO (2026) menegaskan peran guru dalam kesehatan jiwa sekolah: mempromosikan kesejahteraan, menyadari tanda distres, dan menghubungkan murid ke dukungan — tanpa mendiagnosis atau memberi terapi. Dengan I-NAMHS mencatat 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, panduan ini relevan bagi UKS, PPKSP, dan sistem sekolah Indonesia.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Avatar Melvin
    Melvin

    MSE sangat terasa berat di netbook kakak saya yang menggunakan win7 starter :P. kinerjanya sangan lambat saan ngeheal virus. mungkin itulah sebab kakak saya beralih ke avast 🙂

    1. Avatar Cahya

      Melvin, kalau dari segi engine, memang saat ini avast termasuk yang paling ringan digunakan, jadi pada komputer kelas bawah pun tidak akan bermasalah.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca